Kawasan Tallasa City Makassar Mulai Kondusif Pascakebakaran Lahan Kosong

Kawasan Tallasa City Makassar Mulai Kondusif Pascakebakaran Lahan Kosong

Nasional | sindonews | Jum'at, 28 Agustus 2026 - 08:28
share

Kawasan kota mandiri Tallasa City, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan saat ini berada dalam kondisi yang sepenuhnya kondusif dan aman pascakebakaran lahan kosong. Seluruh aktivitas warga maupun operasional kawasan juga berjalan normal seperti sedia kala.

Sebelumnya terjadi insiden titik api yang muncul di salah satu area lahan kosong dalam kawasan pada Senin (24/8/2026) lalu.

Manajemen FKS Land menegaskan, peristiwa tersebut dipastikan hanya menimpa hamparan lahan kosong dan ditumbuhi rumput liar yang mengering.

Selain itu, peristiwa ini terisolasi dengan baik sehingga tidak memakan korban jiwa, tidak ada satu pun bangunan, fasilitas perumahan, area komersial, maupun aset warga yang terdampak oleh kobaran api.

Baca juga: Pegawai Kemenkumham Sulsel Ikuti Simulasi Pemadaman KebakaranSistem mitigasi dan pelaporan di kawasan Tallasa City berjalan efektif. Penanganan titik api berlangsung dengan cepat, terukur, dan terkoordinasi.

Kolaborasi yang solid antara tim internal kawasan dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar membuat api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 21.00 WITA.

Sebanyak 8 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus proses pendinginan (cooling down) guna memastikan tidak ada potensi api susulan.

Lihat video: Mal Nipah Makassar Terbakar, Pengunjung Pingsan hingga Sesak Napas

Yus Tinus Iwan Kurnianto, Makassar Operations Sub Division Head FKS Land menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat sekaligus memberikan pesan penenang kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim Damkar Kota Makassar atas respons cepat dan dedikasi yang tinggi di lapangan. Kami ingin meyakinkan kepada seluruh penghuni, pengunjung, dan masyarakat luas bahwa Tallasa City saat ini 100 aman. Titik api yang muncul murni hanya membakar area rumput kering di lahan kosong dan sama sekali tidak menjangkau area permukiman atau bangunan yang ada di kawasan kami,” tegas Yus Tinus Iwan Kurnianto dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/8/2026).

Lebih lanjut, manajemen menjadikan momen ini sebagai pengingat bersama untuk meningkatkan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan, terutama dalam menghadapi dinamika cuaca. Pihak pengelola kawasan secara aktif mengimbau masyarakat luas untuk senantiasa berhati-hati dan saling menjaga.

“Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kami. Di samping itu, mari bersama-sama kita jaga alam agar tetap asri, hijau, dan lestari,” tegasnya.

Topik Menarik