Ribuan Mahasiswa Baru Sambut PKKMB UMJ 2026
Sebanyak 4.100 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Pengenalan Lingkungan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (PKKMB UMJ) Tahun 2026 yang dibuka Senin (21/9/2026).
Kegiatan bertema “Green and Sustainable Global Campus” tersebut berlangsung di Auditorium KH Ahmad Basyir, Gedung Cendekia UMJ. Pembukaan PKKMB UMJ diawali dengan penampilan seni berupa nyanyian dan tarian yang disuguhkan mahasiswa UMJ.
Baca juga: Perkuat Ekonomi Umat, UMJ Gelar Hari Bermuhammadiyah
Pada pelaksanaan PKKMB 2026, UMJ menyambut sebanyak 4.100 mahasiswa baru, termasuk 67 mahasiswa internasional yang berasal dari sejumlah negara di antaranya Bangladesh, Rwanda, Pakistan, Turkmenistan, Nigeria, Mesir, Tajikistan, Togo, Afghanistan, Sudan, Ethiopia, Palestina, Myanmar, Gambia, Mali, Malawi, dan Yaman.
Rektor UMJ Prof Dr Ma’mun Murod menyambut mahasiswa baru di lingkungan UMJ yang merupakan universitas Muhammadiyah tertua di Indonesia. Dia mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat mendukung pengembangan diri.“Adik-adik harus bangga kuliah di universitas Muhammadiyah tertua, universitas unggul, dan universitas Muhammadiyah yang ada di ibu kota,” katanya.
Rektor UMJ juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan perkuliahan, tetapi turut aktif mengembangkan kemampuan melalui berbagai aktivitas di luar kelas.
Dia menyarankan mahasiswa mengalokasikan 60 persen waktunya untuk kuliah dan 40 persen untuk aktivitas lainnya, sedangkan mahasiswa Fakultas Kedokteran dianjurkan mengalokasikan 80 persen waktunya untuk perkuliahan.
“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu atau kuliah pulang, kuliah pulang. Manfaatkan waktu yang ada untuk banyak belajar di kampus, ikuti organisasi-organisasi dan UKM yang ada di kampus,” ucapnya.
Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyematan jaket UMJ oleh Rektor UMJ bersama para dekan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal beserta jajaran. Acara dilanjutkan dengan pembukaan PKKMB secara simbolis dan penyematan jas almamater kepada mahasiswa baru.Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengajak mahasiswa baru UMJ untuk memiliki pemikiran yang berorientasi pada masa depan dan tidak mudah menyerah dengan keadaan.
Dia juga menekankan pentingnya kesungguhan dalam menjalani kehidupan, terlepas dari latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi. “Jangan pernah menyesal kita lahir di mana, jangan pernah menyesal orang tua kita siapa, tapi menyesal lah kalau kita hidup tidak bersungguh-sungguh,” ujarnya.
Dia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada mata kuliah, tetapi memanfaatkan lingkungan kampus sebagai ruang untuk membentuk karakter.
Menurut dia, mahasiswa perlu berani berbicara, bertindak, dan berorganisasi sebagai bagian dari proses pengembangan diri. “Kalian boleh dari fakultas mana pun, jangan terpaku dengan mata kuliah, mata kuliah itu wajib, tapi yang membentuk kita ialah lingkungan,” ungkapnya.
Dia turut mendorong mahasiswa berani mengambil peluang dan memiliki cita-cita yang lebih luas, termasuk menjadi pengusaha setelah menyelesaikan pendidikan. Mahasiswa perlu memiliki semangat untuk terus berusaha dan tidak membatasi diri hanya pada keinginan melamar pekerjaan.










