BKKBN Jatim Gelar Apel Peduli dan Berbagi, Fokus Sejahteraan Masyarakat Demi Penurunan Stunting

BKKBN Jatim Gelar Apel Peduli dan Berbagi, Fokus Sejahteraan Masyarakat Demi Penurunan Stunting

Terkini | surabaya.inews.id | Selasa, 14 Januari 2025 - 12:30
share

SURABAYA, iNEWSSURABAYA.ID - BKKBN Provinsi Jawa Timur menarik perhatian banyak pihak pada Senin (13/1/2025) melalui kegiatan Apel Peduli dan Berbagi yang digelar di Jalan Kalibokor Timur No.1, Surabaya. Acara ini dihadiri oleh 130 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjadi bagian penting dalam kalender kegiatan organisasi.

Dalam momen berharga tersebut, sebanyak 20 paket bantuan diserahkan kepada warga sekitar Kalibokor, sebagai wujud kepedulian ASN terhadap sesama. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan, dengan fokus pada keluarga yang menghadapi tantangan ekonomi.

Apel ini juga menjadi ajang orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang baru saja diangkat. Ini merupakan kesempatan berharga bagi mereka untuk memperkenalkan diri, memahami budaya kerja, serta meneguhkan komitmen mereka dalam mendukung program-program BKKBN.

Sukamto, Ketua Tim Pelatihan dan Pengembangan dalam Percepatan Penurunan Stunting dan Program Bangga Kencana, menekankan pentingnya kegiatan apel ini sebagai langkah awal pembentukan kompetensi ASN di bidang penurunan stunting. "Apel ini lebih dari sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan kompetensi. Semoga kualitas kerja rekan-rekan P3K terus meningkat, seiring dengan meningkatnya kemampuan mereka dalam melaksanakan tugas negara," ujarnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati, menambahkan bahwa apel setiap Senin kini tak hanya menjadi ajang komunikasi terkait program mingguan, namun juga sebagai langkah nyata untuk berbagi dengan masyarakat. "Kami memulai tradisi baru ini dengan melibatkan ASN dalam kegiatan peduli dan berbagi. Setiap Senin, selain menerima informasi program mingguan, kami juga mengajak ASN untuk ikut serta dalam kegiatan sosial," ungkap Maria.

Menurut Maria, kegiatan ini bertujuan untuk membantu keluarga-keluarga yang membutuhkan bantuan, dengan fokus pada anak-anak stunting dan lansia. "Setiap minggu, kami akan mengusung tema yang berbeda, dan mengajak ASN untuk berdonasi melalui sedekah dan infak. Ini adalah langkah kecil untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

 

Sebagai bagian dari sosialisasi Program Bangga Kencana, BKKBN juga menekankan pentingnya pengendalian angka kelahiran dan peningkatan kualitas gizi anak-anak usia sekolah. "Kami sangat menghargai program makan gratis yang diberikan pemerintah. Menu makanan yang disiapkan harus mengandung karbohidrat, mineral, vitamin, dan protein yang seimbang agar anak-anak dapat tumbuh sehat," jelas Maria.

Dengan diluncurkannya inisiatif berbagi ini, BKKBN berharap dapat menciptakan budaya kerja ASN yang tidak hanya fokus pada tugas administratif, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Jawa Timur serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, BKKBN Provinsi Jawa Timur berencana untuk melanjutkan kegiatan serupa dengan mengusung tema-tema berbeda setiap pekannya, guna menciptakan rasa empati dan kebersamaan yang lebih dalam di kalangan ASN.

Topik Menarik