Sejarah Baru! Gerakan Edukasi Gizi PERSAGI Raih Rekor MURI

Sejarah Baru! Gerakan Edukasi Gizi PERSAGI Raih Rekor MURI

Terkini | inews | Selasa, 27 Januari 2026 - 19:57
share

JAKARTA, iNews.id — Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) kembali mencuri perhatian nasional. Dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026, PERSAGI sukses mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) lewat aksi edukasi gizi serentak yang digelar di 1.800 sekolah di seluruh Indonesia.

Pencapaian ini menjadi simbol kuatnya gerakan kolektif ahli gizi dalam mendorong kesadaran gizi sejak usia sekolah. Ribuan siswa, guru, dan tenaga kesehatan terlibat dalam kegiatan yang berlangsung serempak dan masif tersebut.

Ketua Umum PERSAGI, Doddy Izwardy, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan nasional ini dengan penuh semangat dan kebersamaan.

“Kami bersyukur seluruh pimpinan Persagi, dewan senior, dan tokoh gizi dapat hadir dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 ini. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan gizi optimal bagi generasi Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Mengusung tema 'Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045', Doddy menegaskan masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas gizi masyarakat saat ini.

“Dua puluh tahun ke depan adalah hasil dari apa yang kita lakukan sekarang. Gizi optimal menjadi pondasi utama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti berbagai capaian positif di bidang perbaikan gizi nasional, salah satunya penurunan angka stunting yang kini mencapai 19,8 persen. Meski demikian, tantangan masih membayangi, terutama persoalan kekurangan gizi di satu sisi dan meningkatnya kasus obesitas di sisi lain.

“Upaya promotif dan preventif melalui kebiasaan hidup sehat harus terus diperluas,” tambahnya.

Rekor MURI Jadi Simbol Kekuatan Ahli Gizi

Rekor MURI yang diraih PERSAGI ini melibatkan lebih dari 55.400 peserta, didukung sekitar 5.000 edukator gizi, dan menjangkau 1.800 titik sekolah sebagai fondasi awal gerakan nasional edukasi gizi.Doddy menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar soal angka atau piagam penghargaan.

“Ini bukan sekadar rekor, tetapi bukti nyata peran strategis ahli gizi dalam pembangunan bangsa,” katanya.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan kampanye kebiasaan hidup sehat serta dukungan terhadap program pemenuhan gizi melalui SPPG, yang hingga kini telah menjangkau lebih dari 1.025 titik sasaran.

Piagam Rekor MURI yang diperoleh PERSAGI. (Foto: Instagram)

Kemenkes: Masih Butuh Banyak Tenaga Gizi

Direktur Jenderal Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi, mengungkapkan pemerintah terus memperkuat kebijakan pemenuhan gizi melalui regulasi nasional.

“Dalam lima tahun terakhir, prevalensi ibu hamil dengan kekurangan gizi berhasil turun dari 48 persen menjadi 27 persen. Namun ini belum cukup,” jelasnya.

Ia juga menyoroti masih tingginya angka anemia pada balita dan remaja, serta pentingnya kehadiran tenaga profesional di bidang gizi.

“Kami masih membutuhkan lebih banyak nutrisionis dan dietisien untuk memastikan pemenuhan gizi berjalan optimal,” katanya.

Dinkes DKI: Gizi Bukan Sekadar Makanan

Apresiasi datang dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr Octoviana Carolina, menegaskan pentingnya peran gizi dalam pembangunan sumber daya manusia. 

“Gizi bukan hanya urusan pangan, tetapi investasi jangka panjang untuk kecerdasan dan daya saing bangsa,” kata dia.

Menurutnya, tantangan gizi di wilayah perkotaan seperti Jakarta terbilang kompleks, termasuk meningkatnya masalah gizi berlebih.

BKKBN: Peran Ahli Gizi Krusial Tekan Stunting

Dari sisi kependudukan, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Wahidin, menekankan peran vital tenaga gizi dalam percepatan penurunan stunting.

“Program pemenuhan gizi, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, membutuhkan peran aktif tenaga gizi,” ujarnya.

Ia berharap cakupan intervensi pada 2026 semakin luas agar target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.

Rekor MURI Resmi Dicatat

Atas capaian tersebut, MURI secara resmi mencatatkan prestasi PERSAGI dengan nomor:

12608/MURI/2026

Kategori: Edukasi Gizi Serentak di Sekolah Terbanyak

Penghargaan diserahkan dalam bentuk piagam dan medali kehormatan kepada PERSAGI.

Momentum ini diharapkan menjadi titik penting dalam penguatan peran ahli gizi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, melalui generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Topik Menarik