Banjir Kembali Terjang Karawang, Ribuan Rumah di 10 Kecamatan Terendam 2 Meter
KARAWANG, iNews.id – Ribuan rumah di wilayah Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, dan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, kembali terendam banjir parah pada Kamis (29/1/2026).
Ketinggian air yang sebelumnya sudah surut hingga 90 persen, kini melonjak drastis hingga mencapai 1 hingga 2 meter. Kondisi ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam hingga Kamis malam, menyebabkan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet kembali meluap.
Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Karawang, terjangan banjir susulan ini meluas secara signifikan. Sedikitnya 10 kecamatan dan 20 desa kini kembali dalam status darurat banjir.
Di wilayah lain di luar Telukjambe, ketinggian air terpantau berkisar antara 70 sentimeter hingga 1 meter. Debit air yang sangat deras membuat proses evakuasi dan pengamanan aset milik warga menjadi sangat sulit dilakukan dalam waktu singkat.
"Kami sudah tiga kali mengungsi dalam dua pekan ini. Baru saja rumah bersih dan ditempati dua hari, eh sekarang air masuk lagi lebih tinggi," keluh Enday, salah seorang pengungsi di Telukjambe.
Pantauan di lapangan menunjukkan warga kini bertahan di tempat seadanya, mulai dari emperan warung pinggir jalan hingga jembatan yang dianggap lebih tinggi dan aman dari jangkauan air.
Keadaan di titik-titik pengungsian mandiri mulai memprihatinkan. Warga yang berpindah-pindah tempat tinggal akibat air yang terus mengejar, kini sangat membutuhkan bantuan logistik mendesak.
"Kami harus pindah-pindah karena lokasi pengungsian yang kemarin juga ikut terendam sekarang. Kami butuh makanan dan selimut," ujar Oti, pengungsi lainnya.
Hingga Kamis malam, hujan masih berpotensi mengguyur wilayah hulu dan lokal Karawang. BPBD mengimbau warga agar tetap waspada dan tidak memaksakan bertahan di dalam rumah, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.










