Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Korban Pelemparan Petasan, Kapten Inter Milan Lautaro Martinez Minta Maaf

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Korban Pelemparan Petasan, Kapten Inter Milan Lautaro Martinez Minta Maaf

Terkini | okezone | Senin, 2 Februari 2026 - 20:25
share

MILAN – Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, mewakili klub menyampaikan permintaan maaf kepada Emil Audero yang jadi korban pelemparan petasan dari Interisti. Ia menegaskan hal-hal semacam itu tak boleh terjadi.

Duel Cremonese vs Inter Milan tersebut berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Nerazzurri sukses membungkus tiga poin dari laga tersebut dengan skor 2-0.

1. Meledak di Samping Emil Audero

Sayangnya, pertandingan dinodai dengan aksi pelemparan petasan ke lapangan. Tepat di menit ke-50, benda berbahaya itu melayang dari arah tribune yang diduduki penggemar Inter.

Petasan itu jatuh tepat di samping Audero dan meledak. Insiden itu membuat sang kiper kesakitan karena menderita luka bakar dan sobekan di sekitar area lutut.

Untungnya, kiper Timnas Indonesia tersebut dinyatakan fit dan bisa melanjutkan pertandingan. Walau begitu, Lautaro merasa tidak enak hati dengan Audero.

“Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi. Itu berbahaya. Pesepakbola juga manusia. Kami memberikan pertunjukan yang dinikmati orang-orang di seluruh dunia. Jadi kita harus berhati-hati dengan hal semacam ini,” tegas Lautaro, dikutip dari Football Italia, Senin (2/2/2026).

 

2. Minta Maaf

Ironisnya, lemparan petasan itu dilakukan fans Inter terhadap Audero yang pernah berkostum Il Biscione pada kurun 2023-2024. Tak hanya kepada bekas rekan setimnya, Lautaro juga meminta maaf kepada Cremonese.

“Kami meminta maaf kepada Audero, yang bersama kami saat meraih bintang kedua (scudetto ke-20), dan kami meminta maaf kepada penggemar Cremonese. Hal-hal seperti ini tak boleh terjadi,” tandas pria asal Argentina tersebut.

Menurut laporan Media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan sudah teridentifikasi. Sosok tersebut diyakini nekat dan sempat ingin melempar satu petasan lagi.

Namun, petasan lainnya justru meledak di tangannya dan mengakibatkan jarinya putus. Pelaku kini sedang dirawat di rumah sakit dan segera ditangkap.

Topik Menarik