Polri Perkuat Pertukaran Informasi Intelijen dengan Polis Malaysia

Polri Perkuat Pertukaran Informasi Intelijen dengan Polis Malaysia

Terkini | idxchannel | Kamis, 9 April 2026 - 17:10
share

IDXChannel - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat pertukaran informasi intelijen dengan Kepolisian Malaysia.

Kolaborasi ini untuk memperkuat penanganan kejahatan lintas negara, khususnya narkotika dan terorisme.

Dalam kolaborasi ini, Polri diwakili Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Dalam kunjungannya ke Malaysia, Herry bertemu langsung dengan sejumlah satuan elit Polis Diraja Malaysia, mulai dari Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN), Special Branch E3, unit counter terrorism E8, hingga Ketua Polis Melaka.

Fokus pertemuan itu utamanya membahas penguatan kerja sama dalam penanganan tindak pidana narkotika. Termasuk pertukaran informasi intelijen dan analisa nomor telepon lintas negara.

"Kunjungan ini kami lakukan untuk memperkuat kolaborasi konkret, terutama dalam menghadapi peredaran narkotika yang bersifat lintas batas. Kami ingin membangun sistem kerja sama yang lebih cepat, presisi, dan real time antara Indonesia dan Malaysia," kata Irjen Herry, Kamis (9/4/2026).

Selain itu, kedua pihak juga membahas kemungkinan pelaksanaan hot pursuit terhadap pelaku kejahatan yang melarikan diri melintasi batas negara.

Kemudian, Kapolres Riau juga melakukan pertemuan dengan Special Branch E3 Malaysia yang membahas isu strategis lintas negara, mulai dari narkotika, terorisme, hingga penyelundupan manusia.

Wilayah perairan Dumai, menjadi perhatian bersama kedua negara karena menjadi jalur masuk ilegal. 

“Kami membutuhkan dukungan informasi dari pihak Malaysia karena karakter kejahatan ini lintas negara. Tanpa kerja sama yang kuat, penanganannya tidak akan optimal,” kata Herry.

Selain isu kriminalitas, kunjungan tersebut juga membahas isu lingkungan, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi berdampak lintas negara. 

Dia menyebut, telah melakukan langkah preventif melalui program Desa Bebas Api serta penegakan hukum terhadap puluhan pelaku pembakaran hutan. 

Dia juga mengajak pihak Malaysia untuk melakukan patroli udara bersama untuk melihat langsung kondisi wilayah serta mengantisipasi dampak kabut asap di kawasan regional.

Selanjutnya, dalam kunjungan tersebut Herry pun bertemu dengan Tan Sri Abdul Hamid Bador dan Datuk Ing. Mereka membahas refleksi kerja sama penanganan terorisme serta penguatan program deradikalisasi.

Tak hanya itu, Herry juga bertemu dengan unit counter terrorism E8 Malaysia, yang mengungkap adanya fenomena baru radikalisasi di kalangan anak muda, termasuk melalui media sosial dan game online.

Kedua pihak kemudian sepakat bekerja sama memperkuat pertukaran informasi intelijen untuk mendeteksi dini potensi ancaman tersebut.

“Radikalisasi saat ini berkembang dengan pola baru yang menyasar generasi muda. Oleh karena itu, kerja sama intelijen menjadi sangat penting untuk mencegahnya sejak dini,” katanya.

Herry juga bertemu dengan Ketua Polis Melaka DCP, Dzulkhairi Mukhtar. Kedua pihak membahas terkait pentingnya memperkuat kerja sama keamanan, penanganan karhutla, terorisme, dan kejahatan lintas negara lainnya.

“Kita ini satu rumpun Melayu. Silaturahmi bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi jalan untuk menyatukan tujuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Dia berkomitmen untuk mendorong terbentuknya sistem kerja sama yang lebih terintegrasi, mulai dari joint intelligence sharing, patroli bersama, hingga pelatihan lintas negara.

Topik Menarik