Andi Azwan Pastikan Laporan ke Polda Metro Hanya terkait Dugaan Ijazah Palsu Rismon 

Andi Azwan Pastikan Laporan ke Polda Metro Hanya terkait Dugaan Ijazah Palsu Rismon 

Terkini | inews | Selasa, 21 April 2026 - 22:14
share

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu, Andi Azwan menegaskan, tidak ada laporan yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya terkait surat kematian Ahli Forensik Digital, Rismon Sianipar. Menurutnya, laporan yang disampaikan terkait dugaan ijazah palsu Rismon.

Hal ini disampaikan Andi dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Eksklusif! Rismon-Roy Adu Bukti Ijazah' yang disiarkan di iNews, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, jika ada dokumen surat kematian Rismon hal tersebut merupakan pengembangan yang dilakukan penyidik atas laporan dugaan ijazah palsu.

"Kita melaporkan, tidak masuk ke taraf adalah surat kematian itu. Mungkin itu adalah pengembangan darinya," kata Andi. 

Sebagai informasi, Rismon Sianipar secara resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan kepemilikan ijazah palsu dari Universitas Yamaguchi, Jepang. Laporan itu dilayangkan oleh Ketua Harian YouTuber Nusantara, Taufik Bilfaqih.

Andi menegaskan, Taufik selaku pelapor bahkan tidak pernah melihat adanya sebuah dokumen surat kematian Rismon.

"Saya sendiri tidak melihat. Taufik Bilfaqih melihat? juga tidak melihat. Ya, kalau ada kata-kata (ada surat kematian) itu, ya, itu biarkanlah penyidik yang menilai dan itu adalah di penyidik," tuturnya.

"Saya dokumen (surat kematian Rismon) pun saya tidak tahu. Demi, ya, saya udah bilang, demi Allah, nama pun saya tidak tahu," ucapnya.

Meski status tersangka Rismon dalam kasus tudingan ijazah palsu presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) telah gugur usai Polda Metro Jaya menerbitkan SP3, Andi mengatakan laporan dugaan ijazah palsu Rismon tetap berjalan.

"Kalau laporan tetap jalan, saya katakan ya, biar bagaimanapun itu bukan barter," ujar Andi.

Topik Menarik