Tri Yulia Rizki Ananda Raih Women's Inspiration Award 2026, Bertekad Hapus Stunting dengan MBG
JAKARTA, iNews.id – Di balik langkah besar menekan angka stunting di Indonesia, ada sosok perempuan yang bergerak tanpa lelah memastikan setiap anak mendapatkan hak dasarnya, yaitu gizi yang layak. Dia adalah Tri Yulia Rizki Ananda, Ketua DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Sumatera Selatan.
Dedikasinya dalam mengawal pemenuhan gizi anak mengantarkannya meraih Women's Inspiration Awards 2026 kategori Woman of Social Impact. Namun bagi Tri, penghargaan ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan simbol harapan bagi masa depan anak-anak Indonesia.
"Penghargaan ini saya persembahkan untuk anak-anak Indonesia. Harapannya, tidak ada lagi stunting, dan semua anak bisa tumbuh sehat dengan gizi yang terpenuhi," ujarnya usai menerima penghargaan di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kamis (30/4/2026).
Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Tri aktif menggerakkan upaya pemenuhan nutrisi anak di berbagai wilayah Sumatera Selatan. Program ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap agenda nasional, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap generasi masa depan.
Rismon Akui Revisi Penelitian Ijazah Bagian dari Perjanjian RJ dengan Jokowi: Inisiatif Saya
Perjalanan tersebut tentu tidak selalu mulus. Di lapangan, program MBG kerap menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perbedaan pandangan hingga keterbatasan sumber daya. Namun bagi Tri, semua itu adalah bagian dari proses yang harus dilalui demi tujuan yang lebih besar.
Dia percaya, setiap anak berhak mendapatkan asupan bergizi tanpa terkecuali. Karena itu, komitmennya tidak pernah surut meski dihadapkan pada berbagai dinamika sosial.
Sejak September 2025 hingga awal 2026, bersama GAPEMBI Sumsel, Tri telah berperan dalam membina sekitar 150 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Dari dapur-dapur inilah, harapan akan generasi sehat terus disemai setiap hari.
Ke depan, jumlah dapur MBG ditargetkan terus bertambah agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas. Tri ingin memastikan tidak ada lagi anak yang terlewat dari perhatian, terutama dalam hal pemenuhan gizi.










