Lagu MBG Viral, Bahlil Ingatkan Bijak di Medsos Jangan Sentuh Unsur SARA
JAKARTA, iNews.id – Maraknya konten viral di media sosial, termasuk lagu “Mas Bahlil Ganteng” (MBG), turut mendapat sorotan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Dia mengingatkan agar kreativitas digital tetap berada dalam koridor etika, terutama tidak menyentuh unsur SARA.
Menurut Bahlil, perkembangan media sosial saat ini membuat siapa pun bisa dengan mudah menciptakan konten yang kemudian menyebar luas dalam waktu singkat. Kondisi tersebut, kata dia, harus dibarengi dengan kesadaran dalam menjaga batasan konten.
Dia menegaskan, kebebasan berekspresi di ruang digital tidak boleh disalahgunakan hingga memicu perpecahan di masyarakat. Salah satu hal yang harus dihindari adalah konten yang mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
"Namun, kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Contoh, jangan sampai masuk di SARA. Jadi, kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar," ujar Bahlil.
Dia menilai, di era demokrasi saat ini media sosial memiliki peran penting sebagai ruang ekspresi publik. Namun, kebebasan tersebut tetap harus diimbangi dengan tanggung jawab agar tidak menimbulkan keresahan.
Bahlil juga menyebut bahwa sebagai pejabat publik, dirinya harus siap menerima berbagai bentuk respons dari masyarakat, termasuk yang bersifat candaan atau viral di dunia maya. Meski begitu, dia tetap menekankan pentingnya etika dalam berkarya.
"Ya risiko jadi pejabat publik, harus harus menerima semuanya," katanya..
Dengan adanya fenomena viral seperti lagu MBG, Bahlil berharap masyarakat semakin bijak dalam memanfaatkan media sosial. Dia menegaskan, kreativitas tetap bisa berkembang selama tidak melanggar batasan yang dapat merugikan pihak lain maupun memicu konflik sosial.










