KM Sumber Makmur Terdampak Cuaca Buruk di Kepulauan Seribu, 29 Orang Dievakuasi

KM Sumber Makmur Terdampak Cuaca Buruk di Kepulauan Seribu, 29 Orang Dievakuasi

Terkini | inews | Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:58
share

JAKARTA, iNews.id - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengevakuasi 26 penumpang serta tiga awak Kapal Motor (KM) Sumber Makmur di perairan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu. Kapal berpenumpang tersebut mengalami kendala saat pelayaran.

Informasi diperoleh, peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan seorang penumpang pada Sabtu (13/6/2026) pukul 06.50 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya mengerahkan enam personel menggunakan kapal penyelamat KM Satria Biru.

"Setelah menerima informasi, unit kami segera bergerak pada pukul 06.55. Setibanya di lokasi, petugas langsung mengevakuasi para korban," kata Gatot, Sabtu (13/6/2026).

Gatot menjelaskan, KM Sumber Makmur berangkat dari Rawasaban, Tangerang, menuju wilayah Kepulauan Seribu Utara.

Namun di tengah perjalanan, kapal mengalami kendala akibat kondisi cuaca yang memburuk. Selain itu, kapal juga diduga membawa muatan melebihi kapasitas aman sehingga berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Kondisi tersebut membuat kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan membutuhkan bantuan evakuasi dari petugas.

Petugas yang tiba di lokasi langsung memindahkan seluruh penumpang dan awak kapal ke kapal penyelamat KM Satria Biru. Proses evakuasi berlangsung aman tanpa adanya laporan korban luka maupun korban jiwa.

"Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke KM Satria Biru dalam keadaan selamat. Sementara itu, KM Sumber Makmur ditarik menuju Pulau Panggang untuk penanganan lebih lanjut," ucapnya.

Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, kapal yang mengalami kendala tersebut kemudian ditarik menuju Pulau Panggang untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, Gatot mengingatkan para nelayan maupun pengguna transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran. Dia juga meminta operator kapal untuk memastikan kondisi kapal layak beroperasi dan tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang telah ditetapkan.

Topik Menarik