Menkes soal Warga Sulit Cari Obat Influenza: Nggak Bisa Sembarangan Diberikan, Malah Bahaya
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan obat influenza Oseltamivir tersedia di rumah sakit. Hal ini disampaikan menyusul ramainya keluhan warga di media sosial yang mengaku kesulitan mencari obat tersebut.
Budi mengatakan, Oseltamivir tidak bisa diberikan secara sembarangan kepada pasien influenza karena berisiko menimbulkan resistensi obat.
“Obat flu... flu itu sebenarnya, kalau tanya dokter-dokter ya, itu harusnya dijaga agar imun sistem kita ngatasin itu sendiri. Obat yang ada, Oseltamivir, kita ada di rumah sakit-rumah sakit. Cuma obat ini ahli juga menyampaikan, nggak bisa terlalu sembarangan diberikan karena dia bisa ngakibatin resistensi,” kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, resistensi obat dapat menjadi masalah serius apabila terjadi pada kasus influenza yang berat. Dia mencontohkan risiko tersebut apabila terjadi pada kasus flu berat seperti H5N1.
“Nanti kalau ada flu yang parah seperti H5N1 zaman dulu, itu obatnya jadi resisten, malah meninggal orangnya,” ujarnya.
Karena itu, Budi menegaskan pemberian Oseltamivir harus mempertimbangkan kondisi pasien. Obat tersebut terutama diberikan kepada pasien dengan kondisi berat atau memiliki komorbiditas tinggi.
“Jadi pemberiannya harus benar-benar hanya diberikan orang-orang yang sakitnya berat atau komorbiditasnya tinggi. Gitu ya,” katanya.
Budi kembali memastikan ketersediaan Oseltamivir di rumah sakit. Namun, obat tersebut tidak diberikan kepada seluruh pasien influenza.
“Jadi, obatnya ada, cuma memang itu hanya diberikan di kasus-kasus yang komorbiditasnya tinggi atau parah. Gitu. Nggak semua orang dikasih obat, nanti bisa resisten malah bahaya,” katanya.








