AFC Resmi Hukum Cong An Ha Noi karena Turunkan Pemain Ilegal, Tampines Rovers Menang 3-0!
KONFEDERASI Sepakbola Asia (AFC) resmi menghukum klub Vietnam, Cong An Ha Noi, karena menurunkan pemain ilegal saat menjamu Tampines Rovers di leg I 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026 yang berlangsung di Hang Day Stadium, Hanoi, pada Rabu 11 Februari 2026 malam WIB. Salah satu hukuman yang dijatuhkan AFC adalah membatalkan kemenangan 4-0 Cong An Ha Noi atas Tampines Rovers di laga pertama.
Setelah membatalkan kemenangan di atas, Cong An Ha Noi juga dihukum kalah 0-3 dari Tampines Rovers di leg pertama. Lantas, siapa pemain ilegal yang dimaksud?
1. Blunder Pelatih Cong An Ha Noi Turunkan 2 Pemain Asing
Pelatih Cong An Ha Noi Alexandre Polking menurunkan Rogerio Alves dos Santos dan Stefan Ingo Mauk saat Cong An Ha Noi menjamu Tampines Rovers pekan lalu. Usut punya usut, dua pemain ini ternyata tak boleh bermain melawan Tampines Rovers.
Penyebabnya karena kedua pemain sama-sama telah mengantongi tiga kartu kuning. Kartu kuning ketiga didapat ketika Cong An Ha Noi menghadapi klub asal Hong Kong, Tai Po, di matchday pamungkas Grup E AFC Champions League 2 2025-2026.
Sesuai regulasi, pemain yang mengantongi tiga kartu kuning harus absen satu pertandingan. Seharusnya, Rogerio Alves dos Santos dan Stefan Ingo Mauk absen saat Cong An Ha Noi menjamu Tampines Rovers akhir pekan lalu.
Namun, nasi sudah menjadi bubur karena keputusan telah diketuk. Cong An Ha Noi harus melakoni laga superberat saat tandang ke markas Tampines Rovers di leg II 16 besar pada Rabu, 18 Februari 2026 malam WIB.
Untuk lolos ke perempatfinal, Cong An Ha Noi wajib menang selisih empat gol di markas lawan. Sanggup bikin comeback gila, Cong An Ha Noi?
2. Klub Singapura Spesialis Pencari Celah
Ternyata, ini bukan yang pertama klub Singapura memanfaatkan kelalaian dari klub rival di ajang AFC Champions League 2. Musim lalu di leg I 16 besar AFC Champions League 2 2024-2025, klub asal Jepang Sanfrecce Hiroshima menang 6-1 atas klub Singapura, Lion City Sailors.
Namun, Sanfrecce Hiroshima memainkan Valerie Germain, pemain yang masih harus menjalani sanksi tiga pertandingan. Akibatnya, kemenangan 6-1 di atas dihapus dan gantian Lion City Sailors yang menang 3-0.
Kemudian saat gantian menjadi tuan rumah, Lion City Sailors menahan Sanfrecce Hiroshima 1-1. Mereka pun lolos ke semifinal karena menang agregat 4-1.
Singkatnya, Lion City Sailors lolos ke final sebelum kalah 1-2 dari klub UEA, Al Sharjah. Jadi, apakah ini pertanda Tampines Rovers akan lolos ke final AFC Champions League 2 2025-2026?










