Pemprov DKI Bantah CCTV Bundaran HI Mati Saat Aksi Demonstrasi Mahasiswa
JAKARTA – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta menyatakan seluruh kamera pengawas (CCTV) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) tetap beroperasi normal di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi pada Jumat (12/6/2026).
Penjelasan tersebut disampaikan untuk menanggapi pemberitaan mengenai sejumlah CCTV di kawasan Bundaran HI yang dilaporkan tidak dapat diakses oleh masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, memastikan gangguan yang dikeluhkan masyarakat tidak terjadi pada sistem CCTV milik Pemprov DKI Jakarta.
"Kami pastikan bahwa operasional CCTV Pemprov DKI Jakarta tetap berjalan normal dan digunakan secara aktif untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta pemantauan wilayah, termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujar Marulina dalam keterangannya dikutip Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, kendala yang muncul terjadi pada platform digital milik pihak ketiga yang menayangkan ulang siaran CCTV, bukan pada kanal resmi maupun sistem yang dikelola Pemprov DKI Jakarta.
"Terkait kendala akses pada beberapa tayangan CCTV yang beredar di platform atau situs tertentu, kami menegaskan bahwa platform tersebut bukan merupakan kanal resmi maupun bagian dari sistem CCTV yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta," tegasnya.
Diskominfotik menjelaskan, ketersediaan data, kelancaran streaming, maupun gangguan tayangan pada platform tersebut berada di luar kewenangan dan pengelolaan Pemprov DKI Jakarta.
"Hal tersebut sama sekali tidak mencerminkan kondisi operasional maupun fungsionalitas CCTV asli milik Pemprov DKI Jakarta yang di lapangan tetap merekam dan memantau situasi dengan optimal," tandasnya.









