Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini

Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini

Berita Utama | inews | Jum'at, 26 Juni 2026 - 10:07
share

PARIS, iNews.id – Pemerintah Prancis mulai memberlakukan larangan mengonsumsi minuman beralkohol di tempat umum di Paris terhitung hari ini, Jumat (26/6/2026). Apa alasannya?

Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah darurat di tengah gelombang panas ekstrem yang membuat rumah sakit di ibu kota dan wilayah sekitarnya kewalahan menangani lonjakan pasien.

Prefek Kepolisian Paris, Patrice Faure, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah kapasitas layanan kesehatan mencapai titik jenuh. Menurutnya, jumlah pasien yang membutuhkan perawatan terus meningkat seiring suhu udara yang memecahkan rekor.

“Kami telah mencapai titik jenuh di fasilitas rumah sakit. Jumlah pasien yang dirawat terus meningkat. Saya harus memastikan tekanan terhadap layanan kesehatan dapat berkurang,” ujar Faure, dikutip dari AFP, Jumat (26/6/2026).

Berdasarkan keputusan yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, masyarakat dilarang mengonsumsi minuman beralkohol di jalanan maupun ruang publik lainnya mulai pukul 12.00 hingga 07.00 keesokan harinya pada periode 26–27 Juni dan kembali berlaku pada 27–28 Juni.

Meski demikian, larangan tersebut tidak berlaku bagi area luar ruangan restoran dan bar yang memiliki izin resmi untuk menyajikan minuman beralkohol kepada pelanggan.

Selain melarang konsumsi alkohol di ruang publik, pemerintah juga menghentikan sementara penjualan minuman beralkohol untuk dibawa pulang. Larangan penjualan berlaku mulai pukul 18.00 hingga 07.00 keesokan harinya selama dua hari berturut-turut, termasuk di toko-toko yang khusus menjual minuman beralkohol.

Faure mengungkapkan dampak gelombang panas juga terlihat dari meningkatnya aktivitas layanan darurat. Pada 25 Juni, pemadam kebakaran Paris menangani lebih dari 2.500 laporan, atau sekitar dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

Otoritas berharap pembatasan sementara tersebut dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi alkohol di tengah cuaca panas ekstrem, sekaligus membantu menekan beban rumah sakit yang saat ini mengalami lonjakan pasien.

Topik Menarik