MSM Parking Bakal IPO di BEI, Bisnis Parkir Makin Cuan
JAKARTA – MSM Parking Group, salah satu perusahaan sistem parkir otomatis, berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini seiring dengan meningkatnya adopsi sistem parkir otomatis dan transaksi non tunai (cashless) di berbagai kawasan.
CEO MSM Parking Group, Yoel Liem Yusnarto, mengatakan bahwa perusahaan mencatat pertumbuhan yang konsisten.
“Dalam jangka menengah, kami merencanakan IPO sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan transparansi korporasi,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).
“Ke depan, sistem parkir otomatis diperkirakan akan semakin terintegrasi dengan berbagai layanan digital lainnya. Dengan dukungan teknologi dan data, parkir tidak hanya menjadi lebih efisien, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan kawasan yang lebih modern dan tertib,” sambungnya.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memarkir kendaraan. Jika sebelumnya parkir identik dengan karcis kertas dan transaksi tunai, kini sistem tersebut mulai ditinggalkan. Palang parkir otomatis dan metode cashless semakin banyak diterapkan dan dinilai menjadi standar baru di kawasan modern.
Perubahan ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan akan layanan yang cepat, praktis, dan transparan. Bagi pengelola kawasan, parkir bukan lagi sekadar fasilitas pendukung, tetapi bagian dari pengalaman pengguna yang memengaruhi citra lingkungan secara keseluruhan.
Sistem parkir otomatis bekerja dengan mengandalkan barrier gate, sensor kendaraan, serta integrasi pembayaran digital seperti QRIS parkir, e-money, dan e-wallet. Dengan teknologi tersebut, kendaraan dapat masuk dan keluar area parkir secara terkontrol, sementara transaksi tercatat otomatis dalam sistem.
Selain meningkatkan kecepatan transaksi, sistem parkir digital juga mengurangi antrean, terutama pada jam sibuk. Proses pembayaran dapat diselesaikan dalam hitungan detik tanpa interaksi manual yang berpotensi menimbulkan kesalahan.
Teknologi parkir modern juga dilengkapi fitur keamanan tambahan, seperti kamera parkir dan pencatatan data kendaraan secara digital. Hal ini memberikan rasa aman bagi pengguna sekaligus memudahkan pengelola dalam melakukan pengawasan operasional.
Di tengah tren tersebut, MSM Parking Group menyediakan solusi parkir digital yang digunakan di perumahan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, kawasan industri, hingga fasilitas publik. Yoel menekankan bahwa inovasi teknologi parkir harus berorientasi pada kemudahan pengguna.
“Teknologi parkir harus mempermudah aktivitas masyarakat. Sistem yang cepat dan tertib akan meningkatkan kenyamanan sekaligus efisiensi pengelolaan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap lokasi memiliki kebutuhan berbeda, sehingga sistem parkir otomatis perlu dirancang fleksibel dan mudah disesuaikan. Pendekatan ini dianggap penting agar teknologi dapat diadopsi secara luas dan berkelanjutan.








