Kemnaker Gandeng Shopee Siapkan 100 Instruktur BLK Jadi Pelatih Affiliate
IDXChannel – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Shopee Indonesia meluncurkan Training of Trainers (ToT) Shopee Affiliate. Program pelatihan ini menyasar para instruktur Balai Latihan Kerja (BLK) tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Program ini hadir untuk menjawab tantangan kesenjangan keterampilan digital khususnya dalam pemanfaatan platform e-commerce sebagai sumber peluang ekonomi.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, ToT Shopee Affiliate dikhususkan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang ekonomi digital, khususnya pada pengembangan keterampilan pemasaran digital dan pemanfaatan skema affiliate di ekosistem e-commerce.
"Melalui program ini, para peserta akan dibekali pengetahuan dan keterampilan seputar ekosistem affiliate marketing agar dapat mengimplementasikan pelatihan serupa di balai vokasi dan menjangkau peserta di daerah masing-masing," ujar Yassierli dalam pernyataan resmi, Jakarta, Senin (16/2/2026).
Dia menyampaikan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital. Menurutnya, program pelatihan berbasis keterampilan digital seperti affiliate dapat menjadi alternatif peluang kerja dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
“Transformasi dunia kerja menuntut kita untuk terus beradaptasi. Program Training of Trainers Shopee Affiliate ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di era digital,” kata dia.
Melalui pelatihan ini juga, ujar Yassierli, para instruktur balai vokasi tidak hanya dibekali pemahaman teknis mengenai affiliate marketing, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.
Mereka diharapkan mampu menularkan pengetahuan dan keterampilan ini kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pencari kerja, agar dapat membuka peluang usaha dan sumber penghasilan baru secara mandiri.
Dia juga menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi kunci dalam mempercepat pengembangan kompetensi tenaga kerja nasional. "Kami berharap program ini dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan," kata Yassierli.
Lebih lanjut, Yassierli berharap kolaborasi ini membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkembang di tengah pesatnya pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia.
Ke depan, para instruktur yang telah mengikuti Training of Trainers Shopee Affiliate ini akan menjadi penggerak dalam pengembangan pelatihan di berbagai balai vokasi di daerah.
Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan, melalui program ini, Shopee tidak hanya berbagi pengetahuan dan praktik terbaik di ekosistem affiliate, tetapi juga mendukung peran balai vokasi sebagai pusat pengembangan talenta digital hingga ke daerah-daerah.
Menurut dia, kolaborasi ini merupakan komitmen Shopee untuk mendukung pengembangan keterampilan digital di Indonesia, khususnya dalam menyiapkan talenta yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital saat ini.
"Melalui pelatihan Training of Trainers Shopee Affiliate, kami berharap para instruktur balai vokasi tidak hanya memahami praktik affiliate marketing secara komprehensif, tetapi juga mampu menjadi ujung tombak dalam menyebarkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di berbagai daerah," kata Radynal.
Sebagai informasi, program Training of Trainers: Shopee Affiliate (Dengan Instruktur Tersertifikasi BNSP) ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan instruktur dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
(Dhera Arizona)










