Pramono Pastikan Tak Semua Rute Transjabodetabek Alami Kenaikan Tarif

Pramono Pastikan Tak Semua Rute Transjabodetabek Alami Kenaikan Tarif

Terkini | idxchannel | Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00
share

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, tidak semua rute Transjabodetabek mengalami kenaikan tarif. Sebelum ada keputusan dari Pemprov DKI Jakarta, tarif Transjabodetabek masih menggunakan harga lama. 

Pramono menegaskan, kenaikan tarif Transjabodetabek akan disesuaikan dengan tarif Transjakarta. 

"Ya sementara masih tarif yang sama, dalam waktu segera akan segera diputuskan. Tetapi saya juga ingin meluruskan sekali lagi, bahwa yang Transjabodetabek tidak semuanya kemudian nantinya tarifnya itu naik gitu ya. Kalau ada penyesuaian tentunya sama dengan Transjakarta," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berpotensi mengalami kenaikan tarif, lantaran beban subsidi yang terlalu besar ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta. Rute tersebut telah resmi beroperasi pada Kamis (12/3/2026) dengan tarif Rp3.500 untuk tiga bulan pertama.

Menurut evaluasi selama tiga bulan rute Blok M-Bandara Soetta, terletak pada tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi umum tersebut. Sebab, pengguna rute ini telah melampaui target yang diinginkan Pemprov DKI Jakarta.

"Dulu kan target kita 2.000 per hari, ternyata lebih dari itu. Karena memang apa ya, aktivitas orang ke bandara kan tinggi," kata dia.

Dia menilai tingginya minat masyarakat menggunakan Transjabodetabek tersebut, karena waktu tempuh ke bandara relatif lebih cepat, ketimbang transportasi umum lainnya. 

"Sekarang ini yang menggunakan bus itu dibandingkan dengan transportasi lain, mereka lebih rata-rata lebih cepat karena punya apa akses tersendiri dan itu keuntungannya," kata dia.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik