Iran Bantah Lanjutkan Negosiasi, Desak AS Mundur dari Selat Hormuz
IDXChannel - Iran menolak untuk kembali memulai negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) sampai Washington menarik diri dari Lebanon dan Selat Hormuz.
Menurut kantor berita semi-resmi Fars, pejabat Iran membantah Teheran telah meminta AS untuk memulai kembali negosiasi.
Mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran, Fars mengatakan bahwa dimulainya kembali negosiasi akan bergantung pada implementasi AS terhadap nota kesepahaman perdamaian (MoU) yang ditandatangani bulan lalu.
"Termasuk mengakhiri perang dan mengamankan penarikan Israel dari Lebanon, serta menyelesaikan masalah yang terkait dengan transit maritim melalui Selat Hormuz, di antara masalah lainnya," kata kantor berita itu, dilansir dari Global Daily pada Sabtu (11/7/2026).
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengeklaim Iran berupaya untuk melanjutkan negosiasi. Ia mengatakan pihaknya memenuhi permintaan itu.
Namun, Trump menegaskan bahwa gencatan senjata yang disepakati bulan lalu telah berakhir.
"Republik Islam Iran meminta kami untuk melanjutkan pembicaraan. Kami setuju untuk melakukannya," kata Trump di media sosial.
"Namun, Amerika Serikat menyatakan kepada mereka, dengan tegas, bahwa gencatan senjata telah berakhir," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)










