BEI Resmi Umumkan Tiga Saham Berbasis Hijau: HGII, KEEN, dan TOBA

BEI Resmi Umumkan Tiga Saham Berbasis Hijau: HGII, KEEN, dan TOBA

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:34
share

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan saham berbasis hijau (green equity designation). Label ini merupakan tanda bagi perusahaan tercatat yang dianggap memiliki kontribusi terhadap ekonomi hijau atau bertransformasi menjadi perusahaan yang mendukung ekonomi hijau.

Dalam pengumuman tahap awal, Bursa menetapkan tiga saham yakni PT Hero Global Investment Tbk (HGII) dan PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) untuk saham hijau (green equity) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) untuk saham hijau transisi (green equity transition). HGII dan TOBA memanfaatkan penyedia reviu eksternal S&P Global Ratings, sedangkan KEEN menggunakan PT Sucofindo (Persero).

"Direksi BEI menyatakan perseroan telah memenuhi persyaratan dalam penetapan saham berbasis hijau dan mulai efektif berlkau pada tanggal 28 Agustus 2026," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Adi Pratomo Aryanto dalam pengumuman, Kamis (27/8/2026).

Sebagai informasi, saham berbasis hijau (green equity designation) merupakan label baru yang diberikan BEI kepada perusahaan tercatat. Untuk green equity disematkan kepada perusahaan yang memberikan kontribusi terhadap ekonomi hijau dan green equity transition untuk perusahaan yang masih berada dalam proses transisi menuju kegiatan bisnis yang memberikan dampak pada ekonomi hijau yang ramah lingkungan.

Sejumlah persyaratan harus dipenuhi oleh perusahaan tercatat untuk mendapatkan label tersebut di antaranya aspek pendapatan dan investasi, keselarasan dengan taksonomi, tata kelola, keterbukaan informasi, hingga penilaian dari pihak eksternal. 

Untuk pendapatan misalnya, perusahaan tersebut wajib memiliki minimal 50 persen pendapatan dari aktivitas ekonomi yang dikategorikan hijau. Adapun taksonomi harus dipenuhi di mana perusahaan tercatat harus memiliki kegiatan bisnis yang sesuai dengan sektor yang tercantum.

HGII sendiri adalah perusahaan tercatat yang bergerak di sektor energi baru terbarukan (EBT) dengan fokus sebagai penyedia pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) dan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg). Sedangkan, KEEN fokus pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Adapun TOBA yang sebelumnya dikenal sebagai produsen batu bara tengah bertransisi menjadi perusahaan dengan ekosistem EBT. Sejumlah lini bisnisnya mulai dari PLTS, kendaraan listrik, hingga layanan pengolahan limbah.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik