Persija Bidik Ezra Walian, Pelatih Persib Bojan Hodak Bikin Pengakuan Mengejutkan

Persija Bidik Ezra Walian, Pelatih Persib Bojan Hodak Bikin Pengakuan Mengejutkan

Olahraga | inews | Kamis, 1 Januari 2026 - 22:11
share

BANDUNG, iNews.id – Persija Jakarta dikabarkan membidik Ezra Walian pada bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026. Merespons kabar tersebut, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberi pengakuan mengejutkan. 

Ezra Walian kini menjadi salah satu pemain paling bersinar bersama Persik Kediri. Performa impresifnya membuat namanya masuk radar klub-klub besar, termasuk Persija yang tengah mencari tambahan kekuatan di lini serang.

Ezra sebelumnya memperkuat Persib Bandung dalam kurun waktu 2021 hingga 2024. Namun, kebersamaan itu berakhir setelah manajemen Maung Bandung melepas pemain naturalisasi tersebut ke Persik Kediri pada awal musim lalu.

Keputusan meninggalkan Bandung tidak lepas dari keinginan Ezra mendapatkan menit bermain lebih banyak. Persaingan ketat di lini depan Persib membuat perannya saat itu kerap terbatas.


Pengakuan Mengejutkan Bojan Hodak

Kondisi Ezra yang diperebutkan banyak klub besar membuat Bojan Hodak melontarkan pengakuan mengejutkan. Pelatih asal Kroasia itu mengaku menyesal melepas sang bintang. 

Arsitek berkepala plontos itu mengakui kualitas Ezra sejak masih berada di Bandung dan menyebut sang pemain sebagai sosok penting yang kini bersinar di Kediri.

“Ezra adalah pemain terbaik Kediri. Lihat, dia bermain bagus bersama kami. Tapi masalahnya, dia tidak ingin berada di bangku cadangan. Saat itu, sayangnya kami punya Ciro (Alves) di posisinya,” ujar Hodak, Kamis (1/1/2026).

Hodak tidak menampik kepergian Ezra dipicu persoalan menit bermain. Meski statistiknya bersama Persib tidak terlalu mencolok, kontribusinya dinilai selalu terasa setiap kali diberi kesempatan.

“Dia ingin mendapatkan lebih banyak menit bermain. Kalau kalian ingat, setiap kali dia masuk, dia seperti supersub. Tapi dia tidak senang dengan perannya. Jadi saya memahaminya. Saya menyesal dia pergi,” ungkap Hodak.


Dari Supersub ke Kapten Tim

Situasi Ezra berubah drastis setelah hijrah ke Persik Kediri. Dia kini menjadi pemain kunci sekaligus dipercaya mengenakan ban kapten, peran yang menunjukkan kepercayaan penuh dari tim pelatih.

Di Super League 2025-2026, Ezra tampil konsisten. Dari 12 pertandingan, pemain berusia 28 tahun itu telah mencatatkan empat gol dan enam assist, kontribusi yang membuatnya menjadi motor serangan Persik Kediri.

Bojan Hodak menegaskan kualitas Ezra sebenarnya tidak pernah diragukan. Perbedaan situasi tim menjadi faktor utama yang membuat performanya kini semakin menonjol.

“Tapi kalian bisa lihat dia bermain bagus di klub lain. Dia menjadi kapten, jadi tentu dia menunjukkan kualitasnya. Kami tidak pernah meragukan itu. Hanya saja situasinya, terkadang pemain ingin bermain lebih banyak,” tutur Hodak.

Penampilan gemilang tersebut membuat Ezra menjadi komoditas panas di bursa transfer paruh musim. Persija Jakarta disebut sebagai salah satu klub yang serius memantau peluang merekrutnya.

Jika transfer tersebut terealisasi, Ezra Walian berpotensi menjadi tambahan kekuatan signifikan bagi Macan Kemayoran, sekaligus mempertegas pengakuan Bojan Hodak yang kini harus menyaksikan mantan anak asuhnya bersinar bersama klub lain.

Topik Menarik