Sopir Anthony Joshua Terancam Didakwa usai Kecelakaan Maut di Nigeria
LAGOS, iNews.id – Sopir Anthony Joshua terancam dijerat dakwaan mengemudi ugal-ugalan setelah kecelakaan maut di Nigeria yang menewaskan dua sahabat dekat petinju kelas berat dunia tersebut. Polisi setempat menyebut proses hukum akan ditentukan dalam waktu 48 jam.
Sopir yang mengemudikan mobil Anthony Joshua diketahui bernama Kayode Adeniyi, berusia 47 tahun. Dia merupakan anggota lama tim logistik Joshua setiap kali sang petinju berkunjung ke Nigeria.
Kayode Adeniyi sempat menjalani perawatan di rumah sakit Lagos akibat luka ringan. Dia dipulangkan pada malam Tahun Baru sebelum dibawa ke Abeokuta, ibu kota negara bagian Ogun, wilayah tempat kecelakaan fatal tersebut terjadi.
Setelah keluar dari rumah sakit, Adeniyi langsung menjalani pemeriksaan intensif di markas kepolisian negara bagian. Dia dimintai keterangan selama beberapa jam dan diminta menjelaskan kronologi detik-detik sebelum tabrakan.
Seorang sumber kepolisian Nigeria mengungkapkan proses hukum sedang berjalan.
“Sopir dibebaskan setelah menjalani perawatan atas luka ringan, lalu dibawa ke markas kepolisian negara bagian untuk diperiksa,” ujar sumber tersebut, dikutip dari Daily Mail, Kamis (1/1/2025).
“Dia dalam kondisi stabil dan mampu memberikan versinya terkait kejadian sebelum kecelakaan. Keputusan dakwaan diperkirakan keluar dalam 48 jam ke depan, meski libur bank bisa memperlambat proses. Sangat mungkin kasus ini masuk pengadilan pada Jumat dengan tuduhan mengemudi ugal-ugalan,” lanjutnya.
Kecepatan Tinggi dan Truk Ilegal Jadi Pemicu Tragedi
Saat kejadian, Adeniyi mengemudikan Lexus yang ditumpangi Anthony Joshua bersama dua anggota timnya, Sina Ghami dan Kevin Latif Ayodele. Mobil tersebut diduga melaju jauh di atas batas kecepatan sekitar 105 kilometer per jam di ruas jalan tol Lagos–Ibadan.
Kecelakaan terjadi ketika ban mobil pecah saat manuver menyalip. Lexus kemudian hilang kendali dan menghantam truk pengangkut kedelai yang terparkir secara ilegal di bahu jalan.
Benturan keras merobek bagian samping mobil. Sina Ghami dan Kevin Latif Ayodele tewas seketika di lokasi kejadian, sementara Anthony Joshua dan sang sopir hanya mengalami luka ringan.
Anthony Joshua duduk di kursi belakang tepat di belakang pengemudi. Petugas penyelamat lokal menyebut keselamatannya sebagai sebuah “keajaiban” mengingat parahnya kerusakan kendaraan.
Joshua dan rombongannya baru tiba di Nigeria beberapa jam sebelum kecelakaan. Mereka mendarat menggunakan penerbangan Virgin Atlantic dari London pada hari yang sama.
Seorang petugas bandara bernama Solomon mengaku sempat bertemu Joshua setibanya di Lagos. “Mereka semua terlihat tersenyum, tertawa, dan bercanda saat berjalan menuju pintu keluar,” ujarnya.
“Saya sering melihat Joshua di sini karena dia rutin datang ke Nigeria. Dia mau berfoto dan pergi sambil melambaikan tangan. Saya tidak menyangka beberapa jam kemudian dia terlibat kecelakaan fatal,” lanjut Solomon.
Sementara itu, sopir truk yang terparkir secara ilegal dilaporkan menghilang. Kepolisian Nigeria kini melakukan perburuan aktif untuk menangkap pengemudi tersebut.
Jenazah Sina Ghami dan Kevin Latif Ayodele telah diterbangkan dari Lagos menggunakan pesawat kargo Turkish Airlines menuju Istanbul pada Hari Tahun Baru. Keduanya dijadwalkan melanjutkan penerbangan ke London untuk proses pemakaman.
Kisah Memalukan Lee Chong Wei, Legenda Bulu Tangkis Malaysia yang Pernah Terseret Kasus Doping
Kasus ini kini menjadi perhatian besar di Nigeria dan dunia tinju internasional. Proses hukum terhadap sopir Anthony Joshua akan menentukan arah penyelidikan lanjutan atas salah satu tragedi paling mengejutkan di awal tahun ini.










