Viral Aksi Kejar-kejaran Pelaku Tabrak Lari di Tulungagung, Berakhir di Kediri

Viral Aksi Kejar-kejaran Pelaku Tabrak Lari di Tulungagung, Berakhir di Kediri

Nasional | inews | Senin, 9 Februari 2026 - 14:29
share

TULUNGAGUNG, iNews.id - Aksi kejar-kejaran pelaku tabrak lari viral di di media sosial. Peristiwa ini bermula dari kecelakaan lalu lintas di Jalan depan Pasar Ngemplak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026) dini hari.

Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak sejumlah pengguna jalan, termasuk polisi mengejar mobil Panther yang diduga terlibat tabrak lari. Aksi kejar-kejaran terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP M Taufik Nabila menjelaskan, Kecelakaan melibatkan mobil Isuzu Panther bernomor polisi AG 1230 OI dengan sebuah becak motor atau betor tanpa nomor polisi. Seusai tabrakan, pengemudi mobil diduga langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Penyebab kecelakaan diduga pengemudi mobil tidak memperhatikan arus lalu lintas sehingga menabrak betor yang sedang berhenti. Akibat kejadian tersebut, pengendara bentor mengalami luka-luka.

Selain itu, sejumlah dagangan milik pedagang pasar seperti ikan pindang dan cabai turut rusak akibat benturan. Namun bukan berhenti, pengemudi mobil justru tidak berhenti dan memilih kabur meninggalkan lokasi kejadian.

“Ada mobil menabrak betor menyebabkan pengendara terluka. Pengemudi mobil Panther tak berhenti dan dikejar warga,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Pelarian terduga pelaku dalam aksi kejar-kejaran tabrak lari viral di Tulungagung ini berlanjut hingga wilayah Kabupaten Kediri. Kejaran baru berakhir setelah mobil menabrak pom mini dan papan reklame di depan Pasar Kras.

Massa yang terlanjur emosi sempat melakukan aksi main hakim sendiri dengan menghakimi pelaku dan menggulingkan mobil. Petugas kepolisian dari Unit Turjawali Satlantas Polres Tulungagung yang turut melakukan pengejaran kemudian mengamankan pelaku dan kendaraan.

“Kebetulan ada anggota kami sedang berpatroli dan melakukan pengerjaan,” katanya.

Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis. Seorang anggota kepolisian juga dilaporkan mengalami luka di bagian kepala saat berupaya mencegah aksi main hakim massa.

“Pengemudi mobil masih dirawat karena dikeroyok massa. Anggota kami satu orang juga terluka di kepala saat mencegah aksi warga,” ucapnya.

Hingga saat ini, polisi belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku aksi kejar-kejaran tabrak lari viral di Tulungagung tersebut karena masih menjalani perawatan di RSUD Dokter Iskak Tulungagung.

Topik Menarik