5 Fakta IRT Curi Perhiasan di Toko Emas Rp1 Miliar Lebih Pakai Bom Molotov, Nomor 3 Mengejutkan
MAKASSAR, iNews.id - Teror bom molotov di toko emas Somba Opu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ternyata berlatar belakang pencurian. Pelaku yakni seorang ibu rumah tangga (IRT) membawa bahan bakar dalam botol lalu coba membakar toko emas untuk memanfaatkan situasi mencuri perhiasan.
Aksi pelaku berhasil digagalkan. Dia kemudian diamankan sejumlah pedagang di kawasan pertokoan emas yang dikenal ramai tersebut.
Berikut ini sederet fakta yang dirangkum iNews terkait aksi emak-emak mencuri di toko emas menggunakan bom molotov.
5 Fakta IRT Mencuri di Toko Emas Pakai Bom Molotov:
1. TKP Pencurian di Pusat Pertokoan Emas
Peristiwa pencurian ini terjadi di kawasan pertokoan emas di Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026). Lokasi tersebut dikenal sebagai pusat perdagangan emas yang selalu ramai pengunjung.
Aksi pelaku sontak membuat panik pedagang dan pembeli di sekitar lokasi yang terjadi di siang bolong. Beruntung, api tidak sempat membesar karena cepat dipadamkan warga. Namun kobaran api sempat melalap bagian etalase toko emas logam mulia.
2. Pelaku IRT Berpura-pura Hendak Beli Emas
Pelaku diketahui seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial S, berusia di atas 40 tahun. Dia datang ke toko dengan berpura-pura hendak membeli emas dalam jumlah besar sebelum melancarkan aksinya.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pelaku menggunakan bom molotov rakitan dari botol air mineral.
“Jadi tadi siang itu ada kejadian seorang pelaku ingin melakukan pencurian di toko emas di Somba Opu dengan menggunakan bom molotov dari botol air mineral. Tapi molotov ini bukan dilempar, dituang lalu dibakar untuk pengalihan,” ujarnya.
3. Bom Molotov sebagai Pengalihan
Kapolrestabes Makassar menjelaskan, saat semua perhiasaan yang hendak dia beli sudah ada di depannya. Pelaku lalu beraksi dengan menciptakan kepanikan untuk memanfaatkan situasi.
Modus operandinya dengan menuangan bahan bahar yang dibawanya dalam botol ke lantai dan etalase hingga terbakar. Kobaran api sontak menciptakan kepanikan lalu pelaku memanfaatkan situasi dengan membawa semua perhiasaan yang awalnya pura-pura hendak dibelinya.
"Kurang lebih ada 500 gram, emasnya berupa perhiasanaan sekitar Rp1 miliar lebih," kata Kapolrestabes.
4. Nyaris Bawa Kabur Perhiasan Rp1 Miliar Lebih
Menurut polisi, aksi teror bom molotov di toko emas Somba Opu Makassar diduga untuk menciptakan kepanikan agar pelaku bisa mengambil perhiasan. Di lokasi terdapat emas dengan nilai ditaksir lebih dari Rp1 miliar.
“Barang bukti cukup banyak, nilainya di atas 1 miliar, sudah sempat mau diambil begitu dan akhirnya bisa kita amankan, tidak ada perhiasan yang sempat dibawa,” kata Arya.
5. Motif karena Utang, Pelaku Ditangkap Kurang dari 1 Jam
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat beraksi karena terdesak utang. Polisi menyebut pelaku bertindak seorang diri.
“Pelaku perempuan, inisial S. Setelah kita dalami, dia nekat karena terdesak utang. Ini pelaku tunggal,” ucap Kapolrestabes.
Refly Harun Ungkap Eggi Sudjana Ditawari Proyek Triliunan Rupiah asal Minta Maaf ke Jokowi
Pelaku diamankan kurang dari satu jam setelah kejadian berkat laporan cepat warga dan bantuan masyarakat di lokasi. Kini, polisi masih mendalami motif lebih lanjut serta kemungkinan adanya unsur lain dalam aksi teror bom molotov di toko emas Somba Opu Makassar tersebut.










