Persija Jakarta Pantang Menyerah Kejar Gelar Super League, 30 Poin Masih Diperebutkan
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta masih menjaga peluang juara Super League 2025-2026 meski tertinggal dari Persib Bandung di papan atas klasemen sementara.
Macan Kemayoran saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 51 poin. Persija Jakarta tertinggal enam poin dari Persib Bandung yang memimpin klasemen dan dua poin dari Borneo FC di posisi kedua.
Kompetisi masih menyisakan 10 pertandingan hingga akhir musim. Situasi tersebut membuat peluang Persija Jakarta untuk merebut gelar masih terbuka.
Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan gelar juara. Dia meminta seluruh pemain dan tim pelatih tetap fokus menghadapi sisa pertandingan.
“Tentunya kita masih punya kesempatan untuk bisa duduk di peringkat pertama. Mudah-mudahan. Dan tentunya tidak boleh terpeleset sedikit di sisa pertandingan,” kata Mohamad Prapanca dalam acara Ngopi Bareng Persija di Persija Galeri Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Pebiliar Berusia 5 Tahun Fajar Alamri Dapat Pujian dari Legenda Efren Reyes dan Django Bustamante!
Prapanca juga mengingatkan seluruh elemen tim agar tetap menjaga konsentrasi hingga kompetisi berakhir. Dia berharap Persija Jakarta mampu memaksimalkan peluang yang masih tersedia.
“Saya sudah menyampaikan kepada Sport Director Bambang Pamungkas, manajer Ardhi Tjahjoko, pelatih, dan para pemain untuk tetap fokus menyelesaikan musim ini dengan baik. Kami berharap masih punya kesempatan berada di puncak klasemen hingga akhir musim,” ujar dia.
Persaingan Masih Terbuka
Direktur Olahraga Persija Jakarta Bambang Pamungkas memiliki pandangan serupa. Menurut dia, persaingan Super League musim ini masih sangat terbuka.
Dia menilai sisa 10 pertandingan memberikan banyak kemungkinan perubahan pada klasemen.
“Masih ada 10 pertandingan dan banyak hal bisa terjadi. Masih ada 30 poin yang diperebutkan. Artinya klasemen masih bisa berubah,” kata Bambang Pamungkas.
Manajemen Persija Jakarta meminta tim pelatih dan pemain tampil lebih konsisten pada sisa pertandingan. Konsistensi dinilai menjadi kunci untuk menjaga peluang juara.
Bambang Pamungkas juga menilai performa permainan Persija Jakarta secara umum cukup memuaskan. Tim mampu tampil agresif baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Namun dia mengakui masih ada sejumlah hasil yang tidak maksimal. Persija Jakarta sempat kehilangan poin dalam beberapa pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan.
“Jika melihat cara bermain, secara pribadi saya cukup puas karena tim memiliki gaya bermain yang baik dan agresif, baik di kandang maupun tandang. Namun dari sisi hasil masih ada yang harus dimaksimalkan,” ujar dia.
Menurut Bambang Pamungkas, evaluasi akan terus dilakukan oleh manajemen bersama tim pelatih. Langkah tersebut diambil agar Persija Jakarta mampu memaksimalkan peluang pada sisa 10 pertandingan musim ini.










