PSSI Benahi Sistem Perwasitan Liga Indonesia, Transparansi Jadi Fokus

PSSI Benahi Sistem Perwasitan Liga Indonesia, Transparansi Jadi Fokus

Olahraga | inews | Selasa, 10 Maret 2026 - 23:00
share

JAKARTA, iNews.id – PSSI memperkuat sistem perwasitan sepak bola Indonesia melalui berbagai program pengembangan, evaluasi kinerja, serta peningkatan transparansi dalam kepemimpinan pertandingan.

Langkah tersebut disampaikan dalam agenda Regular Media Briefing yang digelar Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum komunikasi rutin antara PSSI dan media. Melalui forum ini, PSSI menyampaikan perkembangan program, evaluasi kinerja wasit, serta rencana peningkatan kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai sistem perwasitan memiliki peran penting dalam membangun kompetisi sepak bola yang profesional dan berintegritas.

“Sepak bola yang maju harus ditopang oleh sistem perwasitan yang kuat, transparan, dan profesional. Karena itu, PSSI terus mendorong berbagai program pengembangan wasit, baik dari sisi kualitas, sistem evaluasi, maupun pembinaan berkelanjutan. Kami ingin memastikan kepemimpinan pertandingan di liga tertinggi semakin berkualitas dan dipercaya semua pihak,” kata Erick Thohir.

Dia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik melalui media. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan terhadap sistem perwasitan sepak bola Indonesia.

“Melalui forum ini kami ingin menjelaskan kepada publik berbagai langkah yang sedang dan akan dilakukan PSSI untuk memperbaiki ekosistem perwasitan. Transparansi menjadi kunci agar semua pihak memahami proses pembinaan yang sedang berjalan,” ujar dia.


PSSI Jalankan Program Pengembangan Wasit

Ketua Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI Yoshimi Ogawa menjelaskan sejumlah program yang sedang dijalankan untuk meningkatkan kualitas wasit di Indonesia.

“Di bawah kepemimpinan Presiden PSSI Erick Thohir, kami menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas perwasitan, mulai dari penguatan sistem evaluasi, pengembangan jumlah dan kualitas wasit di daerah, hingga pembinaan wasit futsal,” kata Yoshimi Ogawa.

PSSI memaparkan empat fokus utama dalam program pengembangan perwasitan.

Fokus pertama adalah evaluasi kinerja wasit yang memimpin pertandingan di Super League dan Championship. Evaluasi dilakukan untuk menjaga standar kepemimpinan pertandingan tetap tinggi.

Fokus kedua adalah pengembangan REFER, sebuah platform digital untuk sistem evaluasi, administrasi penunjukan pertandingan, serta edukasi wasit.

Fokus ketiga adalah pengembangan dan penambahan jumlah wasit di tingkat Asosiasi Provinsi (Asprov). Program tersebut bertujuan memperluas pembinaan serta pemerataan kualitas wasit di berbagai daerah.

Fokus keempat adalah penguatan pembinaan wasit futsal sebagai bagian dari pengembangan sepak bola nasional secara menyeluruh.

Menurut Yoshimi Ogawa, kegiatan Regular Media Briefing akan menjadi agenda rutin untuk menyampaikan perkembangan program perwasitan kepada publik.

“Erick Thohir telah menginstruksikan kami untuk menyampaikan secara terbuka kepada media mengenai berbagai inisiatif dan pencapaian Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI. Kami berharap forum ini membantu publik memahami proses pembinaan perwasitan yang sedang berjalan,” ujar dia.

Melalui berbagai langkah tersebut, PSSI berharap kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia semakin meningkat serta mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap integritas kompetisi nasional.

Topik Menarik