Kabar Duka! Mantan Pelatih MU dan Real Madrid Meninggal Dunia
MADRID, iNews.id - Mantan Pelatih Real Madrid dan Manchester United (MU) Silvino Louro meninggal dunia di usia 67 tahun. Kabar ini memicu duka mendalam di dunia sepak bola Eropa.
Kabar tersebut diumumkan oleh Real Madrid yang pernah menjadi tempat dia bekerja sebagai pelatih kiper pada periode 2010 hingga 2013.
“Real Madrid CF, presiden, dan jajaran direksi menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Silvino Louro, pelatih kiper Real Madrid pada 2010 hingga 2013," tulis pihak klub.
“Real Madrid menyampaikan belasungkawa serta rasa cinta dan kasih sayang kepada keluarga, rekan setim, klub, dan semua orang terdekatnya," ujarnya.
Karier kepelatihan Silvino Louro semakin dikenal luas saat dia bergabung dengan Manchester United pada 2016 mengikuti Jose Mourinho. Dia bertugas selama tiga musim di klub tersebut.
Selama di Old Trafford, dia menangani sejumlah kiper seperti David De Gea, Sergio Romero, Sam Johnstone, dan Joel Pereira. Pada periode itu, Manchester United meraih gelar Liga Europa dan Piala Liga Inggris.
Kepergian Louro juga mendapat penghormatan dari De Gea. Dia mengunggah foto bersama Louro dengan keterangan singkat, “Beristirahatlah dengan tenang.”
Jejak Karier dan Ucapan Duka
Sebelum melatih Manchester United, Louro juga pernah bekerja di Chelsea, Inter Milan, dan FC Porto. Dia memulai karier sebagai pelatih pada awal 2000-an setelah pensiun sebagai pemain.
Saat masih aktif bermain, dia memperkuat klub seperti Porto, Benfica, dan Vitoria Setubal. Dia juga mencatat 23 penampilan bersama tim nasional Portugal.
Manchester United turut menyampaikan rasa kehilangan atas sosok tersebut.
“Kami berduka atas kabar wafatnya mantan pelatih kiper kami, Silvino Louro," tulis MU.
“Pikiran kami bersama keluarga dan teman-temannya di masa sulit ini," lanjut mereka.
Chelsea juga menyampaikan pernyataan serupa.
“Semua orang di Chelsea FC sangat berduka atas wafatnya mantan pelatih kiper kami, Silvino Louro," tulis Chelsea.
“Pikiran dan belasungkawa kami bersama keluarga dan teman-temannya di masa sulit ini," lanjut mereka.
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Masih Betah di Indonesia meski Tak Lagi Latih Timnas Garuda
Kepergian Louro meninggalkan jejak besar dalam dunia sepak bola, terutama dalam membentuk kiper-kiper top yang pernah berada di bawah arahannya.










