FFI Tancap Gas ke Level Dunia! Serap Ilmu Futsal Elite Spanyol di Copa de España 2026

FFI Tancap Gas ke Level Dunia! Serap Ilmu Futsal Elite Spanyol di Copa de España 2026

Olahraga | inews | Jum'at, 20 Maret 2026 - 17:00
share

GRANADA, iNews.id - Federasi Futsal Indonesia (FFI) dan Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) menunjukkan langkah serius go global dengan menghadiri Copa de Espana 2026 di Granada, Spanyol.

Kehadiran Federasi Futsal Indonesia dan KFI bukan sekadar sebagai penonton. Mereka aktif membangun koneksi strategis dengan pelaku utama industri futsal dunia.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Michael Victor Sianipar dan Rorian Pratyaksa. Mereka didampingi Jose Tirado serta Hector Souto yang juga menjabat Direktur Teknik Futsal.

Turnamen ini mempertemukan delapan tim terbaik Liga Spanyol seperti ElPozo Murcia Costa Calida, Barca, Movistar Inter, Illes Balears Palma Futsal, Jaen Paraiso Interior, Jimbee Cartagena Costa Cálida, Quesos El Hidalgo Manzanares, dan Viña Albali Valdepeñas.

Selain menyaksikan pertandingan hingga final, termasuk kategori juvenil, delegasi Indonesia juga mempelajari sistem pembinaan usia muda. Sistem tersebut selama ini menjadi fondasi kekuatan futsal Spanyol di level dunia.

FFI dan KFI juga menjalankan agenda strategis bersama Real Federacion Espanola de Futbol. Fokusnya mencakup penguatan metodologi kepelatihan, kurikulum pengembangan pemain, hingga sistem pembinaan berjenjang.

Bangun Koneksi Global dan Target Besar

Tidak hanya aspek teknis, FFI dan KFI juga menggelar pertemuan dengan berbagai brand olahraga global serta mitra industri. Langkah ini membuka peluang kolaborasi komersial untuk mendukung perkembangan futsal Indonesia.

Atmosfer turnamen mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemilik klub hingga direktur teknik dari berbagai negara. Kehadiran Indonesia menjadi bagian dari upaya masuk ke ekosistem futsal global.

Rorian menegaskan langkah ini memiliki tujuan besar.

“Serius go global bukan sekadar slogan. Kami datang untuk memastikan Indonesia diperhitungkan. Kami belajar langsung dari yang terbaik, membangun koneksi dengan para pengambil keputusan, dan membuka akses agar futsal Indonesia tidak lagi berada di pinggiran, tetapi masuk dalam peta utama futsal dunia,” ujar Rorian Pratyaksa.

Michael juga menekankan pentingnya dampak nyata dari kehadiran Indonesia.

“Kami tidak ingin hanya hadir dan belajar. Target kami jelas setelah forum ini, semua pihak di ekosistem futsal global tahu bahwa Indonesia ada. Ini tentang positioning. Dari level juvenil, sistem kepelatihan, hingga koneksi industri, semua kami dorong agar futsal Indonesia masuk dalam radar elit dunia,” ungkap Michael Victor Sianipar.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem futsal nasional. FFI dan KFI menargetkan transformasi menyeluruh agar Indonesia mampu bersaing dengan tim dan talenta terbaik dunia.

Topik Menarik