Viral Pria di Pati Robohkan Rumah gegara Sakit Hati Mantan Istri Mau Nikah Lagi

Viral Pria di Pati Robohkan Rumah gegara Sakit Hati Mantan Istri Mau Nikah Lagi

Nasional | inews | Jum'at, 10 April 2026 - 16:17
share

PATI, iNews.id – Jagat maya dihebohkan dengan aksi nekat seorang pria di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang merobohkan rumah menggunakan alat berat ekskavator. Aksi ini dipicu rasa kecewa mendalam sang pria setelah mengetahui mantan istrinya telah menerima lamaran lelaki lain dan berencana menikah dalam waktu dekat.

Peristiwa yang terjadi di Desa Karangawen, Kecamatan Tambakromo, Pati ini pun viral setelah direkam oleh warga setempat pada Kamis (9/4/2026)siang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut diduga tak kuasa menahan emosi saat mendengar kabar mantan istrinya sudah dilamar pria lain satu minggu yang lalu. 

Meski keduanya diketahui sudah berpisah ranjang selama satu tahun dan telah resmi bercerai secara hukum, kabar pernikahan sang mantan istri tampaknya menjadi pemantik aksi perobohan bangunan tersebut. 

Rumah yang dirobohkan itu merupakan harta gono-gini hasil jerih payah bersama selama masa pernikahan. Namun, bangunan tersebut berdiri di atas tanah milik pihak perempuan (mantan istri). 

Pemerintah Desa Karangawen sebenarnya tidak tinggal diam. Sekretaris Desa Karangawen, Supriyadi mengatakan, sudah berulang kali melakukan mediasi agar rumah tersebut tetap berdiri dan tidak dihancurkan. 

"Kami sudah menyarankan agar rumah itu tidak dirobohkan, supaya bisa dimanfaatkan untuk anak semata wayang mereka di masa depan. Namun, keputusan akhir dari kedua belah pihak tetap memilih untuk membongkar bangunan tersebut," ujar Supriyadi, Jumat (10/4/2026).

Sebelum alat berat meratakan bangunan, sejumlah barang berharga di dalam rumah sudah dikeluarkan dan dijual terlebih dahulu. Hasil penjualan perabotan tersebut kemudian dibagi rata kepada kedua belah pihak sesuai kesepakatan. 

Setelah dilakukan mediasi terakhir di kantor desa pada Jumat siang, perkara ini dinyatakan selesai secara kekeluargaan. Saat ini, sang pria memilih untuk tinggal bersama orang tuanya, sementara pihak perempuan untuk sementara waktu ikut bersama saudaranya.

Topik Menarik