Jokowi Respons Santai Pernyataan JK: Saya Bukan Siapa-Siapa, Orang Kampung

Jokowi Respons Santai Pernyataan JK: Saya Bukan Siapa-Siapa, Orang Kampung

Terkini | inews | Senin, 20 April 2026 - 21:48
share

SOLO, iNews.id – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), merespons santai pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengenai peran besarnya dalam perjalanan karier politik sang mantan Wali Kota Solo tersebut. Jokowi menegaskan dirinya hanyalah sosok sederhana dari daerah.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi menanggapi klaim JK yang menyebut dirinya sebagai sosok yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta hingga akhirnya menduduki kursi kepresidenan. 

Ditemui di kediaman pribadinya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (20/4/2026), Jokowi enggan memberikan jawaban yang konfrontatif. Ia memilih untuk tetap rendah hati menyikapi klaim tersebut. "Ya, saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung," ujar Jokowi.

Terkait kembali viralnya pernyataan lama JK yang sempat meragukan kepemimpinannya dengan menyebut "bisa hancur negeri ini," Jokowi enggan memberikan pembelaan diri. 

Menurutnya, biarlah publik yang memberikan penilaian atas kinerjanya selama ini. "Yang menilai bukan saya," ucapnya. 

Selain merespons JK, dalam kesempatan tersebut Jokowi juga menyinggung soal pemberian Restorative Justice (RJ) kepada Rismon Sianipar. Ia menjelaskan bahwa langkah hukum tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan dari pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya.

"Jika RJ sudah keluar, maka artinya sudah clear dan selesai," kata Jokowi mengenai status hukum Rismon.

Namun, saat ditanya oleh awak media mengenai peluang pemberian Restorative Justice bagi tersangka kasus tuduhan ijazah palsu lainnya, seperti Roy Suryo dan Dokter Tifa, Jokowi tidak memberikan jawaban lisan. Ia hanya merespons pertanyaan tersebut dengan senyuman khasnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla dalam jumpa pers mengenai klarifikasi ceramahnya di Masjid UGM pada Maret 2026, buka-bukaan mengenai perannya terhadap karier Jokowi. JK mengaku ingin agar kelompok yang selama ini loyal kepada Jokowi (Termul) mengetahui sejarah perjalanan politik sang presiden ke-7 tersebut. 

Pertemuan JK dengan awak media itu sendiri awalnya bertujuan untuk menjelaskan poin-poin ceramahnya di UGM yang sempat menyinggung soal penanganan konflik di Ambon dan Poso, sebelum akhirnya melebar ke pembahasan dinamika politik nasional.

Topik Menarik