Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!

Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!

Terkini | inews | Rabu, 17 Juni 2026 - 15:21
share

LONDON, iNews.id – Pangeran George, putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton, dipastikan akan melanjutkan pendidikan di Eton College mulai September 2026. Apa alasannya?

Pengumuman resmi ini disampaikan Istana Kensington sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai sekolah lanjutan yang akan dipilih calon pewaris takhta Inggris tersebut. 

Keputusan itu membuat Pangeran George mengikuti jejak ayahnya, Pangeran William, yang juga pernah menempuh pendidikan di sekolah elite tersebut. Saat ini, George yang akan berusia 13 tahun pada Juli mendatang telah menyelesaikan pendidikannya di Lambrook School, Berkshire.

Sebagai anak tertua Pangeran dan Putri Wales, George menempati urutan kedua dalam garis suksesi Kerajaan Inggris setelah ayahnya. Karena itu, pilihan sekolahnya menjadi perhatian besar publik dan media Inggris.

Eton College dikenal sebagai salah satu sekolah paling prestisius di Inggris. Didirikan pada abad ke-15, sekolah asrama khusus laki-laki itu telah melahirkan 20 perdana menteri Inggris, termasuk David Cameron dan Boris Johnson.

Tak hanya itu, sejumlah anggota keluarga kerajaan juga pernah bersekolah di sana. Selain Pangeran William, adiknya Pangeran Harry dan paman buyut George, Earl Spencer, juga merupakan alumni Eton.

Untuk bersekolah di Eton, keluarga kerajaan harus menyiapkan biaya sekitar 63.000 pound sterling atau setara Rp1,4 miliar per tahun. Nominal tersebut belum termasuk pajak pertambahan nilai (VAT) yang kini dikenakan pemerintah Inggris terhadap sekolah swasta.

Mulai September nanti, George akan tinggal di lingkungan asrama. Eton memiliki 25 rumah asrama yang masing-masing dihuni sekitar 55 siswa dan diawasi staf khusus yang dipimpin seorang house master.

Menurut Good Schools Guide, setiap siswa mendapatkan kamar pribadi. Sekolah tersebut juga dikenal memiliki fasilitas lengkap serta area kampus yang luas.

Managing Editor Good Schools Guide, Melanie Sanderson, menilai pilihan Eton merupakan langkah yang tepat untuk mempersiapkan George menghadapi masa depannya sebagai anggota senior keluarga kerajaan.

"Sebagian besar anak laki-laki berusia 13 tahun belum mengetahui seperti apa masa depan mereka. Namun, Pangeran George menghadapi masa depan yang sangat berbeda. Orang tuanya tampaknya menilai pendidikan di Eton sebagai persiapan terbaik untuk menjadi anggota kerajaan modern," ujarnya, dikutip BBC, Rabu (17/6/2026).

Meski demikian, keputusan tersebut memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah politisi mempertanyakan alasan keluarga kerajaan tidak memilih sekolah negeri.

Anggota parlemen dari Your Party, Zarah Sultana, menulis di media sosial bahwa sekolah negeri seharusnya cukup baik bagi semua warga, termasuk calon raja Inggris di masa depan.

Di sisi lain, anggota dewan Partai Konservatif, Lucy Trimnell, membela keputusan tersebut. Menurut dia, George merupakan salah satu remaja paling terkenal di dunia, sehingga membutuhkan sistem keamanan khusus yang sulit diterapkan di sekolah negeri.

Belum lama ini, George juga terlihat mendampingi keluarganya dalam perayaan Trooping the Colour di London. Dalam beberapa tahun terakhir, dia mulai diperkenalkan secara bertahap kepada tugas-tugas publik sebagai calon pewaris takhta Kerajaan Inggris.

Topik Menarik