Sahroni Sentil KPK Cuma Minta Tambahan Anggaran Rp762 Miliar: Tanggung Pak, Ajuin Rp5 T
JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan tambahan anggaran di atas dari jumlah yang telah diajukan. Bahkan, jika perlu KPK mengajukan langsung Rp5 triliun.
Diketahui, KPK mengajukan tambahan anggaran 2027 sebesar Rp762 miliar. Permintaan ini dilayangkan setelah lembaga antirasuah mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp1,23 triliun.
Sahroni mengatakan, hal ini didasarkan komitmen yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat anggaran aparat penegak hukum.
"Karena Pak Presiden sudah ngomong Pak. Jadi kalau Bapak tampilin di paparan tadi, kan minta berapa-berapa saja dikasih. Pak, ajuin 5T Pak! Tanggung Pak!" Kata Sahroni di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Legislator Partai NasDem itu meyakini, Presiden akan menerima apabila KPK mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp5 triliun. Apabila ditolak, kata dia, KPK hanya perlu menunjukkan bukti pernyataan Presiden tersebut.
"Nanti kalau Pak Presiden nggak kasih, ah kita videonya kita buka terus nanti supaya Pak Presiden ngasih buat KPK setara dengan Kejaksaan nanti anggarannya. Setuju nggak kita teman-teman?" ujarnya.
Merespons hal tersebut, Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan usulan tambahan anggaran tersebut sudah sesuai hitungan. Alokasi utamanya untuk dua program yaitu dukungan manajemen dan program pencegahan dan penindakan.
Karena itu, dia berharap tambahan anggaran yang diajukan KPK bisa terpenuhi. Dalam kesempatan itu, Setyo memohon izin agar bisa memperbaiki usulan anggarannya merujuk pernyataan yang disampaikan Sahroni sebagai pimpinan rapat.
"Jika memang masih diperkenankan atau memang tadi disampaikan oleh pimpinan bahwa disetujui, kami akan coba untuk revisi kembali tapi tentunya kami juga tidak mau mengada-ada, tidak mau terlalu membesarkan," kata Setyo.










