Detik-Detik Roy Suryo Tolak Rompi Tahanan, Sempat Adu Argumen dengan Polisi Saat Pelimpahan
JAKARTA, iNews.id – Roy Suryo menolak mengenakan rompi tahanan saat proses pelimpahan tersangka dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026). Penolakan tersebut memicu perdebatan singkat antara Roy Suryo, kuasa hukumnya, dan petugas kepolisian.
Peristiwa itu terjadi ketika Roy Suryo hendak menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke Kejari Jakarta Selatan. Saat berada di depan pintu ruang tahanan Polda Metro Jaya, petugas meminta Roy mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye terlebih dahulu.
Namun, Roy Suryo bersama tim kuasa hukumnya menolak permintaan tersebut. Adu argumen pun sempat terjadi sebelum akhirnya Roy diizinkan menuju kendaraan tahanan tanpa mengenakan rompi tahanan dan tetap memakai pakaian batik yang dikenakannya.
Di tengah situasi tersebut, terdengar petugas berupaya menenangkan suasana. "Sabar mas Roy, sabar," teriak salah seorang aparat kepolisian di depan ruang tahanan.
Setelah itu, Roy Suryo tetap melangkah menuju mobil tahanan tanpa mengenakan rompi oranye. Saat berjalan, dia sempat menyampaikan seruan kepada para pendukungnya. "Allahu Akbar, terus semangat," ujar Roy Suryo.
Sementara itu, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyusul masuk ke mobil tahanan. Berbeda dengan Roy Suryo, ia terlihat mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye dan memilih tidak memberikan komentar kepada awak media.
Polda Metro Jaya pada hari yang sama resmi melimpahkan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejari Jakarta Selatan terkait kasus dugaan fitnah mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Keduanya sebelumnya ditangkap penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Jumat (19/6/2026). Sebelum pelimpahan tahap dua dilakukan, Roy Suryo dan Dokter Tifa juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.










