Eksklusif! Kapolri Pastikan Tindak Oknum Polisi Nakal, Tekankan Komitmen Perbaikan

Eksklusif! Kapolri Pastikan Tindak Oknum Polisi Nakal, Tekankan Komitmen Perbaikan

Terkini | inews | Rabu, 1 Juli 2026 - 21:51
share

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan tidak akan ragu menindak tegas setiap anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran. Sanksi yang diberikan mulai dari hukuman disiplin, kode etik, demosi, pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), hingga proses pidana.

"Saya kira memang kita butuh keterbukaan ya, bahwa terkait dengan informasi ataupun mungkin masyarakat memaknai bahwa oknumnya banyak, tentu kita pun juga harus mengambil langkah," ujar Sigit dalam program 'Dialog Spesial Bersama Aiman Witjaksono, Kapolri Menjawab' yang disiarkan iNews, Rabu (1/7/2026).

Dia menegaskan, Polri memiliki komitmen untuk menindak setiap anggota yang terbukti melanggar aturan.

"Saya kira terkait dengan pelanggaran-pelanggaran yang ada kita tidak pernah ragu-ragu dalam mengambil tindakan tegas, baik mulai dari hukuman yang sifatnya disiplin, kode etik, sampai dengan demosi dan bahkan PTDH, dan bahkan banyak yang kita proses pidana," katanya.

Menurut dia, penegakan aturan tersebut bertujuan memberikan efek jera sekaligus mencegah munculnya pelanggaran serupa di kemudian hari.

"Itu merupakan bagian dari komitmen kita untuk kemudian bagaimana ini menimbulkan efek deterrence terhadap potensi-potensi adanya kemungkinan muncul perilaku oknum, sehingga kemudian kita juga harus mengambil langkah tegas," ujarnya.

Selain penindakan, kata dia, Polri juga terus membangun pola pikir dan budaya kerja baru di internal institusi agar anggotanya semakin profesional.

"Di satu sisi kita membangun mindset baru, culture set yang baru, di satu sisi kita juga harus melakukan tindakan tegas tanpa pandang bulu. Jadi dua sisi ini kita harapkan akan membuat anggota-anggota kita lebih memilih untuk tidak melakukan pelanggaran dan lebih memilih untuk bagaimana melakukan hal-hal yang baik dan berkompetisi yang baik," tuturnya.

Sigit mengatakan, anggota yang berprestasi juga akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari institusi.

"Tentunya ini juga yang kita perhatikan. Manakala anggota tersebut baik tentunya kita berikan reward," katanya.

Menanggapi adanya hampir 20.000 aduan masyarakat terhadap anggota Polri yang masuk melalui Divisi Propam sepanjang 2025, Sigit menegaskan tidak seluruh laporan otomatis menunjukkan adanya pelanggaran. Namun, seluruh aduan tetap akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

"Belum tentu semuanya salah. Namun demikian kita harus melakukan respons terhadap laporan-laporan yang ada. Nanti tentunya kita akan lakukan pendalaman, mana yang berkadar pengawasan, mana yang harus ditindaklanjuti, mana yang tidak bisa diproses lanjut," ujarnya.

Dia memastikan tidak akan menutup mata terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan anggota Polri.

"Terkait dengan penegakan aturan, penegakan hukum, dan proses-proses penanganan terhadap peristiwa-peristiwa yang dilakukan oleh oknum anggota, kita selalu transparan. Bahkan tahapannya pun juga kita tunjukkan. Itu sebagai bukti komitmen kita bahwa kita terus melakukan perbaikan," katanya.

Topik Menarik