BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, Ini Reaksi MUI

BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, Ini Reaksi MUI

Terkini | inews | Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:56
share

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, mengkritik konten Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Psikologi Universitas Indonesia (UI) yang menyebut lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) bukan penyimpangan. Dia mengingatkan status UI sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia membawa konsekuensi besar. 

Menurutnya, tugas utama sebuah universitas tidak boleh berhenti pada lingkup akademis, melainkan wajib mendidik karakter mahasiswanya secara utuh.

"UI sebagai kampus terbaik di Indonesia harus memastikan mahasiswa ada pada mental dan karakter yang baik. Tidak cukup hanya mengasah intelektualitasnya saja, tapi juga harus mengajarkan mental spiritual," kata Cholil dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7/2026).

Cholil menilai, narasi yang dibangun oleh kelompok mahasiswa terkait isu sensitif seperti homoseksual menunjukkan adanya celah dalam pemenuhan fungsi pendidikan karakter tersebut. 

Menurutnya, sebagai salah satu universitas paling berpengaruh di Indonesia, UI seharusnya menjadi pelopor dalam mencetak generasi yang matang secara intelektual sekaligus kokoh secara moral.

Dia mengingatkan, pendidikan yang mengabaikan aspek pembentukan karakter dan spiritualitas dikhawatirkan akan melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi asing dari nilai-nilai agama dan norma sosial yang berlaku di tengah masyarakat Indonesia.

"UI berkewajiban selain mengajarkan ilmu juga mendidik karakter mahasiswa agar tidak menjadi masalah di masa depan," katanya.

Sebelumnya, Universitas Indonesia (UI) menegaskan, materi kajian yang diproduksi oleh organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Psikologi bukan merupakan pernyataan ataupun posisi resmi institusi. 

Klarifikasi ini dikeluarkan menyusul adanya perhatian publik terhadap konten kajian bertajuk "Homoseksual Bukan Penyimpangan" yang diunggah oleh pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi UI. 

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Dr Erwin Agustian Panigoro, menegaskan materi yang diproduksi oleh organisasi kemahasiswaan berada di luar sikap resmi universitas.

"Perlu kami tegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi institusi Universitas Indonesia," ujar Erwin dalam keterangan tertulis resmi nomor PENG-308/UN2.HIP/HMI.03/2026, Jumat (3/7/2026).

Topik Menarik