Pelatih Mesir Ngamuk usai Disingkirkan Argentina, Sampai Bawa Ayat Al-Quran

Pelatih Mesir Ngamuk usai Disingkirkan Argentina, Sampai Bawa Ayat Al-Quran

Olahraga | inews | Rabu, 8 Juli 2026 - 09:37
share

ATLANTA, iNews.id – Pelatih Mesir Hossam Hassan meluapkan kemarahan kepada wasit Francois Letexier setelah Mesir kalah dramatis 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026). Dia menilai sejumlah keputusan pengadil lapangan telah mengubah jalannya pertandingan dan merugikan timnya.

Mesir sempat tampil luar biasa dengan memimpin 2-0 atas juara bertahan di Atlanta. Namun, Argentina mampu bangkit pada menit-menit akhir melalui gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket ke perempat final.

Kubu Mesir menilai kemenangan Argentina diwarnai sejumlah keputusan kontroversial. Salah satunya ketika gol Mostafa Zico dianulir VAR akibat pelanggaran dalam proses serangan yang diperdebatkan.

Selain itu, Mesir juga merasa layak memperoleh hadiah penalti saat Mohamed Salah dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Insiden tersebut terjadi tidak lama sebelum Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan Argentina pada masa injury time.

Protes keras dari bangku cadangan Mesir membuat suasana pertandingan memanas. Bahkan, seorang anggota staf tim menerima kartu merah akibat reaksi keras terhadap keputusan wasit.

Hossam Hassan: Wasit Menghilangkan Keadilan

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Hassan melontarkan kritik tajam kepada wasit Francois Letexier. Dia menilai pertandingan berlangsung tanpa rasa hormat maupun sportivitas.

Dia mengatakan, "Kami tidak melihat adanya rasa hormat atau sportivitas. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina kepada wasit yang akhirnya menghasilkan situasi seperti ini."

Hassan melanjutkan, "Hidup memang tidak adil. Dunia juga tidak adil. Baiklah, tetapi mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga?"

Dia menegaskan, "Saya tidak yakin dengan hasil ini maupun cara pertandingan ini berlangsung."

Pelatih Mesir itu juga mengkritik langsung kepemimpinan Letexier. Bahkan dia juga mengutip Ayat Al Qur'an tepatnya Surat Ali Imran 173.

Dia mengatakan, "Wasit tidak adil. Cukuplah Allah menjadi penolong bagi saya dan Dia adalah sebaik-baik pelindung. Dia telah menyia-nyiakan perjuangan satu bangsa. Trofi ini diarahkan untuk Argentina."

"Ini jelas pertandingan yang sudah diatur dan seluruh dunia melihatnya."

Tidak berhenti di situ, Hassan juga menyindir FIFA.

Dia menambahkan, "Dan saya ingin mengatakan satu hal lagi, jika mereka benar-benar ingin Argentina menjuarai Piala Dunia ini, mengapa harus repot-repot memanggil semua tim lain untuk ikut bermain?"

Kemarahan Hassan juga diamini penyerang Mesir, Mostafa Zico. Seusai pertandingan, Zico menyebut wasit tidak memimpin laga secara adil.

Dia mengatakan, "Wasit tidak memimpin dengan baik, dia tidak adil. Ketidakadilannya sangat jelas. Dia terus mengejar kami sejak awal pertandingan. Dia tidak ingin kami menang."

Zico melanjutkan, "Ini pertandingan yang sudah diatur. Ini bukan kesalahan kami. Wasit itu... sepertinya pertandingan ini memang sudah diatur."

"Selamat kepada Argentina atas gelar Piala Dunia berikutnya, sepertinya."

Topik Menarik