Truk Nyangkut di JPO Tendean Hendak Antar Muatan ke Gedung Kejagung

Truk Nyangkut di JPO Tendean Hendak Antar Muatan ke Gedung Kejagung

Terkini | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 19:22
share

JAKARTA, iNews.id - Truk trailer pengangkut alat berat crane yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, ternyata hendak menuju Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan.

"(Iya) mau ke Kejagung," ujar sopir truk, Andre, Selasa (14/7/2026). 

Andre membantah mengantuk atau kurang konsentrasi saat mengemudi hingga kendaraannya menabrak dan tersangkut di JPO Tendean. Dia mengaku hanya mengikuti jalur yang disajikan oleh fitur peta digital atau maps. 

"Oh, enggak. Kita ni, kita 2 kilo lagi nyampe ini. Kita fokus lihat maps," tuturnya.

Menurutnya, kendaraan alat berat tersebut dibawa dari kawasan Summarecon Bogor, Jawa Barat. Dia mengaku berangkat sekitar pukul 12.00 WIB. 

Sebelumnya, insiden itu menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan parah pada sore hari ini, Selasa (14/7/2026). 

Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengungkapkan jalan terdampak imbas pembongkaran JPO, mulai dari Jalan Sudirman Thamrin dari arah utara menuju selatan yang sedang diupayakan dialirkan ke selatan.

“Dan juga keluaran SCBD yang mengarah ke Jalan Suryo itu juga mengalami kepadatan. Imbas dari evakuasi proses perbaikan atau pembongkaran JPO yang ditabrak oleh truk tadi pagi,” kata Robby kepada wartawan.
 
Selain itu, untuk jalan Suryo menuju Mampang Prapatan masih belum bisa dilintasi. Hal itu berdampak pada semakin padatnya arus kendaraan dari di Rasuna Said mengarah ke jalan Warung Buncit 

“Imbas dari perbaikan juga atau evakuasi yang dilakukan di Mampang sehingga saat ini memang masyarakat belum bisa melintasi ruas jalan Mampang Prapatan yang mengarah ke Blok M,” ucapnya.

“Demikian juga yang dari arah Blok M menuju arah Mampang Prapatan juga sampai saat ini belum bisa Dilintasi. Ini menyebabkan terjadinya kepadatan yang cukup padat, mengarah ke ruas ruas jalan tersebut,” tuturnya.

Selain itu, kemacetan juga termonitor di ruas jalan Pasar Minggu atau KH. Guru Amin sampai dengan simpang Pancoran menuju ke arah Kalibata. Kondisi ini dampak dari jam pulang kerja arus kendaraan melalui jalan arteri ke wilayah timur 

“Ini masih sama kepadatan hanya berada di jalan tol tapi masih mengalir cukup lancar sampai dengan Cawang. Setelah Cawang sampai Bekasi masih cukup landai atau masih cukup lancar,” ucapnya.

Topik Menarik