Thomas Tuchel dan Harry Kane Tantang Lionel Messi, Inggris Hancurkan Mimpi Argentina?
ATLANTA, iNews.id - Lionel Messi menjadi fokus utama Inggris jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Pelatih Thomas Tuchel dan kapten Harry Kane kompak menegaskan The Three Lions telah menyiapkan strategi untuk menghentikan pengaruh sang megabintang demi menjaga asa menuju final.
Laga semifinal di Atlanta menjadi pertemuan pertama Inggris melawan Messi di level internasional senior. Penyerang berusia 39 tahun itu datang dengan performa impresif setelah mencetak delapan gol sepanjang turnamen dan membawa Argentina semakin dekat mempertahankan gelar juara dunia.
Di kubu Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi andalan di lini depan. Keduanya sama-sama telah mengoleksi enam gol dan akan memimpin upaya Inggris memburu final Piala Dunia pertama dalam 60 tahun.
Thomas Tuchel mengakui kualitas luar biasa yang dimiliki Messi. Meski belum pernah menghadapi tim yang diperkuat kapten Argentina tersebut sebagai pelatih, dia optimistis Inggris mampu menemukan cara untuk meredam ancaman sang bintang.
Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan Keras usai Gagal di Piala AFF, Persiapan Besar Segera Dimulai
"Luar biasa bagaimana dia selalu bisa melakukannya setiap saat, dengan begitu banyak cara berbeda," kata Tuchel.
"Dia selalu menemukan ruang dan momen yang tepat, dan hal terpenting adalah seluruh tim mendukung cara bermain itu," ujarnya.
Inggris Tak Hanya Fokus pada Messi
Tuchel menilai kunci menghadapi Argentina bukan sekadar menghentikan Messi, tetapi juga memutus dukungan yang diterima sang pemain dari rekan-rekannya.
"Kami harus berani saat menghadapinya dan menghentikan dukungan untuknya."
Dia juga membandingkan tantangan menghadapi Messi dengan pengalaman melawan Erling Haaland.
"Dia pemain yang berbeda dengan Erling Haaland, tetapi kami bermain baik saat menghadapi Erling, jadi sekarang kami akan menemukan caranya."
Harry Kane memiliki pandangan serupa. Menurut dia, Inggris tidak boleh hanya terpaku pada Messi karena Argentina memiliki kekuatan kolektif yang sangat solid.
"Dia sudah menjadi salah satu, bahkan mungkin pemain terbaik di dunia selama hampir 20 tahun."
"Semua orang tahu betapa berbahayanya dia."
Meski begitu, Kane menegaskan lawan Inggris adalah Argentina sebagai sebuah tim, bukan hanya Messi seorang.
"Tetapi kami bermain melawan Argentina, bukan melawan Messi. Kami menghadapi tim yang hebat dengan para pemain luar biasa."
"Meski perhatian akan tertuju kepada Messi dan para pemain bintang lainnya, kami tahu pertandingan ini lebih dari itu."
Kane juga mengaku tak menyangka baru kali ini berkesempatan menghadapi Messi di level internasional.
"Luar biasa dia bisa bermain di level tertinggi begitu lama dan belum pernah menghadapi Inggris."
Penyerang Bayern Munchen itu menyebut duel melawan Argentina untuk memperebutkan tiket final menghadapi Spanyol sebagai salah satu pertandingan terbesar dalam kariernya.
"Momen yang luar biasa, menghadapi juara dunia di semifinal. Saya teringat saat masih kecil dan bermimpi bermain di pertandingan seperti ini."
"Ini adalah pertandingan terbesar yang bisa didapatkan. Saya sangat bersemangat, meski kami akan menghadapi tim yang sangat tangguh."
Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2018 sebelum dikalahkan Kroasia. Empat tahun kemudian, langkah mereka terhenti di perempat final usai kalah dari Prancis. Kini, Tuchel yang menggantikan Gareth Southgate membawa target mengantarkan Inggris meraih gelar juara dunia.
Inggris juga mendapat kabar baik menjelang pertandingan. Declan Rice diperkirakan siap tampil setelah sebelumnya ditarik keluar pada babak pertama saat Inggris menang 2-1 atas Norwegia karena mengalami gangguan kesehatan.










