HP Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Hilang Misterius, Keluarga Minta Polisi Periksa Febrio Adiono
JAKARTA, iNews.id - Pengacara keluarga Sutrimo, orang dekat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, meminta Polda Metro Jaya memeriksa saksi kunci bernama Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo. Hal tersebut disampaikan pengacara keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni saat menyambangi Polda Metro Jaya, Senin (31/8/2026).
"Kami menginformasikan sih besar kemungkinan sebenarnya pintunya ada di Pak Febrio Adiono. Dugaan kami sih itu ya, dugaan itu," kata Aan kepada wartawan.
"Tapi sebenarnya memang setahu kami memang penyidik sampai detik ini juga belum pernah melakukan pemeriksaan terhadap Pak Febrio Adiono yang sebenarnya kan dalam hal ini saksi kunci, karena memang beliau juga orang yang mengantar jenazah dan yang memutuskan agar Sutrimo tidak dilakukan autopsi ya," ujarnya.
Aan menyebut, handphone (HP) milik Sutrino juga masih hilang secara misterius hingga saat ini. Oleh karena itu, pihak Sutrimo meminta Polda Metro Jaya memeriksa sejumlah saksi.
"HP sama pemeriksaan kita ingin kepastian karena begini, penyidik pasti lebih tahu lah macam-macam alat bukti ya, salah satunya keterangan saksi-saksi yang vital juga pasti beberapa sudah. Tapi setahu kami memang khusus untuk beberapa nama-nama yang kebetulan adalah PNS di kejaksaan memang belum pernah dilakukan pemeriksaan," ujar Aan.
Dia sendiri meyakini, pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) akan memberikan dukungan untuk pengungkapan perkara ini.
"Jadi kami memang mendorong penyidik Polda Metro Jaya untuk on the track saja begitu kan, karena kami juga yakin Kejaksaan Agung tidak akan menghalang-halangi kalau proses penegakan hukum. Seperti itu. Iya," ucap Aan.
Aan menilai, Febrio yang merupakan pegawai kejaksaan mengetahui di mana keberadaan telepon genggam milik Sutrimo. Pasalnya, keluarga mendapatkan informasi kematian Sutrimo dari handphone korban.
"Kan pintunya dari situ. Lalu kenapa kami menduga bahwa HP itu setidak-tidaknya Febrio Adiono tahu lah HP itu di mana. Kenapa? Karena keluarga itu mendapatkan informasi bahwa almarhum Sutrimo meninggal itu adalah dari orang yang menggunakan HP Sutrimo sendiri," kata Aan.









