Detik-Detik Pedagang Emas di Bangkalan Dirampas Terekam CCTV, Perhiasan Rp1,2 Miliar Raib
BANGKALAN, iNews.id - Seorang pedagang emas di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menjadi korban perampasan tas berisi perhiasan emas senilai Rp1,2 miliar. Korban diduga telah diincar pelaku sejak meninggalkan toko perhiasannya di Pasar Kedungdung, Kecamatan Modung.
Aksi perampasan tersebut terekam CCTV di Jalan Raya Patereman, Kecamatan Modung. Dalam rekaman, pelaku terlihat dengan cepat mengambil tas ransel milik korban yang diletakkan di sampingnya, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah barat.
Korban yang terkejut sempat berupaya mengejar pelaku. Upaya tersebut gagal karena pelaku berhasil melaju dengan sepeda motor hingga akhirnya korban kehilangan jejak.
Korban diketahui bernama Sutrisno, pedagang perhiasan emas di Pasar Kedungdung-Modung. Sebelum kejadian, Sutrisno baru saja menutup tokonya dan membawa seluruh barang dagangan karena tidak memiliki brankas untuk menyimpan perhiasan.
Perhiasan tersebut terdiri atas berbagai jenis, mulai dari kalung, gelang, hingga cincin. Selain emas, terdapat pula sejumlah uang ringgit di dalam tas ransel yang dibawa kabur pelaku.
Dalam perjalanan pulang, korban sempat berhenti di lokasi kejadian untuk bermain catur di pinggir jalan. Saat korban lengah, pelaku yang diduga telah menunggu di sekitar lokasi langsung mengambil tas ransel tersebut.
Korban mengaku sempat melihat orang yang diduga pelaku berada di seberang jalan ketika dia masih menutup toko. Kondisi itu memperkuat dugaan bahwa korban telah dipantau sejak berada di pasar.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Eriek Triyasworo mengatakan, masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa tempat kejadian perkara dan meminta keterangan korban serta sejumlah saksi.
"Kami juga akan mengecek CCTV di daerah sekitar TKP tersebut sehingga dapat memberikan petunjuk-petunjuk untuk segera dilakukan pengungkapan," ujar AKP Eriek.
Polisi juga akan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk mengenai identitas dan arah pelarian pelaku.
Hingga kini, Satreskrim Polres Bangkalan masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku perampasan dan memastikan apakah aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya.









