Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kanal Golden Prawn Batam, Diduga Terpeleset saat Bermain
LOS ANGELES, iNews.id – Timnas Iran tiba di Amerika Serikat (AS) jelang laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru. Kedatangan mereka berlangsung tepat saat kesepakatan damai antara Iran dan AS diumumkan.
Kesepakatan itu muncul sehari sebelum Iran menghadapi Selandia Baru di Los Angeles Stadium, Selasa (16/6/2026) pukul 08.00 WIB. Situasi tersebut meredakan kekhawatiran soal eskalasi lebih jauh antara kedua negara.
Namun, ketegangan politik belum sepenuhnya hilang dari perjalanan Iran di Piala Dunia 2026. Kontroversi tetap membayangi skuad tersebut sejak mendarat di Amerika Serikat.
Penyerang Timnas Iran, Mehdi Taremi, mengakui situasi politik ikut memengaruhi atmosfer turnamen. Dia menyebut ketegangan yang terjadi sudah menutupi perjalanan tim sejak awal kedatangan.
Persiapan Iran menuju laga pertama juga tidak berjalan mulus. Tim tersebut sempat mengalami masalah visa sebelum akhirnya harus memindahkan base camp Piala Dunia mereka ke Meksiko.
Iran Datang dengan Beban Berat
Ketika Iran tampil di Los Angeles, sebagian komunitas besar Iran di kota itu diperkirakan tidak hadir untuk memberikan dukungan langsung. Kondisi ini membuat laga pembuka mereka terasa berbeda.
Sebagian warga Iran di Los Angeles berencana menggelar protes. Mereka menolak larangan FIFA terhadap bendera Lion and Sun atau Singa dan Matahari pra-revolusi.
Bagi kelompok lain, Timnas Iran dianggap mewakili rezim yang mereka tentang. Pandangan itu membuat kehadiran skuad Iran di Piala Dunia 2026 tidak hanya dilihat dari sisi olahraga.
Situasi tersebut menjadi tantangan besar bagi para pemain. Mereka harus menghadapi Selandia Baru sembari menanggung sorotan politik yang tidak bisa dihindari.
Pemain Ingin Fokus ke Sepak Bola
Para pemain Iran menegaskan mereka datang untuk menyatukan warga Iran. Mereka juga ingin menjaga fokus pada pertandingan, bukan perdebatan politik di luar lapangan.
Namun, misi itu tidak mudah. Sejak awal, perjalanan Iran di Piala Dunia 2026 sudah diselimuti isu diplomatik, visa, pemindahan base camp, hingga rencana demonstrasi.
Laga melawan Selandia Baru kini menjadi ujian penting bagi Iran. Selain mengejar hasil positif di lapangan, mereka juga harus membuktikan bisa tetap kompetitif di tengah tekanan besar.
Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi panggung sepak bola. Namun bagi Iran, turnamen ini berubah menjadi arena penuh beban politik yang sulit dipisahkan dari perjalanan tim.








