BEV Dinilai Mampu Tekan Subsidi BBM Ratusan Triliun

BEV Dinilai Mampu Tekan Subsidi BBM Ratusan Triliun

Ekonomi | okezone | Senin, 19 Januari 2026 - 17:29
share

JAKARTA – Meningkatnya jumlah kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) dinilai sangat krusial untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang selama ini menjadi beban anggaran.

“Dengan beralih ke transportasi berbasis listrik, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk mengendalikan tekanan fiskal sekaligus mendukung agenda transisi energi,” ujar Pengamat Otomotif Sony Susmana, Senin (19/1/2026).

Oleh karena itu, kendaraan BEV disebut sebagai instrumen paling efektif untuk menekan beban subsidi energi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan.

“Dibandingkan kendaraan bermesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) maupun Hybrid Electric Vehicle (HEV), BEV dinilai memberikan dampak fiskal dan lingkungan yang lebih optimal,” kata Sony.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, alokasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,62 triliun, meningkat dari realisasi 2023 sebesar Rp164,3 triliun. Tren kenaikan tersebut mempertegas urgensi kebijakan yang mendorong pergeseran dari kendaraan berbasis fosil menuju kendaraan listrik.

“BEV memiliki potensi besar dalam menurunkan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Dalam jangka menengah hingga panjang, hal ini berdampak positif terhadap kesehatan fiskal negara,” ujar Sony.

Dari sisi lingkungan, Sony menjelaskan bahwa BEV unggul karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Berbeda dengan kendaraan hybrid yang masih mengandalkan mesin pembakaran internal, BEV sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sehingga dinilai sebagai teknologi paling bersih di sektor transportasi.

 

Selain itu, paparnya, efisiensi energi BEV juga lebih tinggi karena tidak melalui proses pembakaran yang menyebabkan kehilangan energi.

“Dengan pertumbuhan infrastruktur pengisian daya yang terus meningkat, BEV diposisikan sebagai pilar utama dalam transformasi transportasi rendah emisi di Indonesia,” pungkasnya.

Topik Menarik