Mengintip Gemblengan Sespimti Polri, Cetak Calon Jenderal Berbasis Data dan Teknologi
BANDUNG BARAT – Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026, mengusung pola pendidikan kepemimpinan digital berbasis data untuk menyiapkan calon pemimpin strategis Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan keamanan masa depan.
Program pendidikan elite di bawah naungan Sespim Lemdiklat Polri tersebut dirancang sebagai wadah pembentukan calon jenderal dan pimpinan nasional yang mampu menjawab dinamika era digital, sekaligus mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Seminar Sekolah yang digelar di Gedung Oetaryo Sespimti Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat.
Sespimti Dikreg ke-35 yang resmi dimulai sejak 20 Januari 2026 mengusung motto "CERDAS", akronim dari Cekatan, Etis, Responsif, Dedikatif, Akuntabel, dan Strategis. Sebanyak 57 peserta didik mengikuti pendidikan tersebut, terdiri dari 47 personel Polri, delapan personel TNI, satu perwakilan Kejaksaan Agung, dan satu perwakilan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selain mendapatkan pembelajaran kepemimpinan tingkat tinggi, para peserta juga didorong untuk memiliki kepekaan sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya diwujudkan melalui program bedah rumah di Kampung Sukamaju Barat, Desa Kayu Ambon, Kabupaten Bandung Barat. Para peserta bergotong royong merenovasi rumah milik pasangan lansia, Lili (73) dan Sumarsih (63), yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni.
Dalam waktu 13 hari, rumah berbahan bilik bambu yang telah ditempati sejak 1983 itu berhasil direnovasi menjadi hunian permanen berukuran 5 x 6 meter yang lebih aman dan nyaman. Kepedulian sosial juga ditunjukkan saat terjadi bencana tanah longsor di wilayah Cisarua, Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Para peserta didik turun langsung menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
"Harapannya ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, terutama para pengungsi yang masih bertahan di lokasi. Kami juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujar Ketua Senat Sespimti Dikreg ke-35, Kombes Yudhis Wibisana, Kamis (25/6/2026).
Perkuat Kepemimpinan Digital
Penguatan kapasitas kepemimpinan digital menjadi salah satu fokus utama pendidikan tahun ini. Melalui Dialog Kebangsaan yang digelar di Bandung Barat, para peserta mendapatkan pembekalan terkait transformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik.
Dalam forum tersebut, Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto, menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, teknologi dapat mempercepat pelayanan publik, namun peran pemimpin tetap tidak tergantikan.
"Pemimpin tidak bisa di-digitalisasi," tegas Purwadi.
Untuk memperkaya wawasan global, peserta juga mengikuti Praktik Kerja Luar Negeri (PKLN) ke Shanghai, China, pada Mei 2026.
Di kota tersebut, rombongan mempelajari implementasi konsep smart city dan smart policing melalui kunjungan ke Shanghai Police College serta Yangpu Branch Public Security Bureau.
Para peserta mendalami penerapan kecerdasan buatan, big data, dan cloud computing dalam sistem keamanan publik modern.
Studi tersebut menjadi referensi bagi Polri dalam memperkuat sistem komando, integrasi data, serta pengembangan analisis kejahatan berbasis teknologi di Indonesia.
Leader Expo Jadi Puncak Pembelajaran
Rangkaian pendidikan Sespimti Dikreg ke-35 ditutup melalui ajang Leader Expo, yang menjadi wadah bagi peserta untuk mempresentasikan hasil pemikiran, inovasi, serta naskah akademik yang telah disusun selama masa pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta memamerkan berbagai gagasan dan model kebijakan transformasional yang dapat diterapkan dalam mendukung tugas kepolisian di era digital.
Kasespim Lemdiklat Polri, Midi Siswoko, menyebut Leader Expo merupakan sarana untuk menampilkan karya intelektual para peserta didik kepada publik.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga dapat menginspirasi para pihak agar ke depan Sespim Polri semakin maju dan profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di era digital," ujarnya.
Melalui kombinasi pembelajaran strategis, penguatan kepemimpinan digital, pengalaman internasional, serta pengabdian kepada masyarakat, Sespimti Polri Dikreg ke-35 diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan yang responsif, akuntabel, dan transformasional dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.










