Anak Jadi Korban Perundungan di Sekolah, Andika Mahesa Pilih Pindahkan Putranya
JAKARTA – Vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, bercerita soal masalah yang sempat menimpa putranya, Mahesa Mawla Bumi, di sekolah. Putranya yang akrab disapa Bumi itu ternyata pernah jadi korban perundungan di sekolah.
Andika pun tak tinggal diam. Demi menjaga mental sang buah hati, ia memutuskan untuk memindahkan sekolah anaknya tersebut.
1. Korban Perundungan
Andika khawatir sang anak mengalami dampak psikologis jangka panjang usai kasus perundungan tersebut. Alhasil, langkah memindahkan sekolah pun diambil.
"Nggak kasih pesan sih, takutnya dia mengalami trauma yang mendalam yang lama kan, jadi pindahin aja sekolahnya," ujar Andika Mahesa saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan belum lama ini.
Andika juga menyentil sikap orangtua lain yang dianggapnya terlalu berlebihan dalam menyikapi kenakalan anak-anak. Menurutnya, perilaku anak seusia SD yang aktif menjadi hal yang wajar dan bukan termasuk kategori nakal.
"Saya nggak mau jadi berantem sama orang-orang. Anak bocah-bocah mah aktif bukan bandel. Orangtuanya aja yang apa berpikirnya dungu. Harusnya punya pikiran 'Oh namanya anak-anak wajar aktif'," ucapnya.
2. Lega Bumi Pindah Sekolah
Andika menegaskan bahwa setiap anak memiliki kecerdasan dan minat yang berbeda-beda. Andika pun kini merasa lega karena kondisi Bumi sudah jauh lebih baik setelah berpindah lingkungan sekolah.
"Aman udah, udah pindah sekolah. Kalau masih SD mah itu mah anak aktif, kecerdasan orang kan beda-beda. Kebetulan kita jago berantem karena di sekolahnya tidak ada Taekwondonya jadi Taekwondo sendiri," jelasnya.
Meski masih bersedih jika membahas soal anak, Andika memilih untuk memaafkan kejadian tersebut. Ia ingin fokus memberikan waktu berkualitas bagi anak-anaknya di tengah kesibukan manggung.
"Kalau cerita anak pasti gampang nangis ya, nyesal nggak ada momen-momen sama dia. Tapi ya sudahlah, perbuatan yang tidak baik nggak boleh juga dicontoh masyarakat, kita baik-baik aja kita maafin aja," pungkasnya.









