Silaturahmi dengan Ulama, Ridwan Kamil Dianggap Pemimpin yang Baik

Silaturahmi dengan Ulama, Ridwan Kamil Dianggap Pemimpin yang Baik

Terkini | sindonews | Senin, 28 Oktober 2024 - 20:56
share

Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) silaturahmi dengan para alim ulama, santri-santriwati di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (28/10/2024). Dalam kesempatan itu, RK dianggap sebagai sosok pemimpin yang baik.

"Sosok Ridwan Kamil saya pikir baik, alhamdulillah pemimpin-pemimpin kita baik semua, tujuannya baik, niatnya InsyaAllah baik," ujar Ulama dari Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar) di Cipayung, Senin (18/10/2024).

Gus Kautsar berpesan, RK harus selalu bersabar dalam berjuang di Jakarta lantaran berjuang di luar daerahnya itu tidaklah mudah. RK di matanya dikenal sebagai sosok yang memiliki kedekatan dengan para alumni pondok pesantren.

Baca juga: Dapat Dukungan dari Habib dan Ulama se-Jakarta, Ridwan Kamil Optimistis Menang Satu Putaran

Dia pun bersyukur RK bisa berkumpul dengan para ulama dan santri untuk bersilaturahmi. "Saya kira dengan keberanian dimiliki Mas Ridwan Kamil untuk memimpin Jakarta tidaklah mudah. Kita juga ikut mendoakan semoga beliau kalau memang ditakdirkan semoga selalu dijaga Allah SWT," ujarnya.

RK datang ke Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (28/10/2024) untuk bersilaturahmi dengan para ulama dan santri. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kiai Lukman Hakim Hamid selaku Dewan Penasihat pondok pesantren itu, ulama Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar), dan Ulama Betawi sekaligus Pengurus Pondok Pesantren Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kiai Zuhri Yaqub.

RK diberikan sorban hijau oleh para ulama tersebut dan mengikuti istigasah bersama para ulama dan santri. Selain itu, dilakukan pula doa bersama untuk kemajuan dan kelancaran Pilkada Jakarta 2024.

RK mengatakan bahwa di Pilgub Jakarta 2024 ini bakal selalu berikhtiar dengan niatan yang baik dan cara kontestasi yang baik serta bekerja secara baik pula. Pasalnya, dalam pandangannya, sosok pemimpin haruslah adil dan dia pun berterima kasih atas nasihat para ulama yang diberikan padanya.

"Sebagai pemimpin harus adil. Nasihatnya luar biasa, diminta untuk bersabar, istiqomah dan untuk tetap ingat para Ulama. Nantinya, untuk semua masalah pasti akan diurus, seperti stunting, keumatan, dan segala rupa pasti akan diurus," pungkasnya.

Topik Menarik