Megawati Tak Hadiri Undangan Prabowo ke Istana, Alasannya Ada Acara Internal

Megawati Tak Hadiri Undangan Prabowo ke Istana, Alasannya Ada Acara Internal

Nasional | sindonews | Selasa, 3 Maret 2026 - 16:14
share

Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri dipastikan tidak memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Kabar tersebut disampaikan Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus saat dikonfirmasi perihal kehadiran Megawati.

"Ibu Mega berhalangan sebab sedang mengikuti rangkaian acara internal yang sudah direncanakan sejak lama di Bali sejak minggu lalu," kata Deddy saat dikonfirmasi wartawan. Anggota Komisi II DPR RI itu menyebut jika Megawati baru akan kembali ke Jakarta pada akhir pekan ini.

Baca juga: Prabowo Undang Jokowi, Megawati, dan SBY ke Istana Malam Ini

Dia mengaku belum mengetahui kapan undangan itu diberikan pihak Istana kepada Megawati. Deddy menyampaikan bahwa dirinya baru mengetahuinya juga.

"Saya baru dengar undangannya tadi waktu rapat DPP dari Pak Sekjen. Kapan undangannya sampai, saya pribadi kurang tahu," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengundang mantan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia untuk menghadiri pertemuan diskusi dan silaturahmi bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Baca juga: Prabowo Undang Mantan Presiden-Wapres ke Istana, Jokowi-Ma’ruf Amin Hadir

Undangan tersebut disebut ditujukan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, serta Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Jokowi dipastikan akan menghadiri undangan dari Prabowo. Hal ini pun telah dikonfirmasi oleh ajudannya, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah. “Ya betul, (Presiden Jokowi hadir),” ujar Syarif saat dikonfirmasi oleh SindoNews. Syarif pun mengatakan bahwa dalam undangan Presiden Prabowo tersebut tertulis pertemuan silaturahmi dan diskusi. “Kalau di undangannya tertulis pertemuan silaturahmi dan diskusi,” katanya.

Lebih lanjut, Syarif mengatakan bahwa Jokowi biasanya hadir lebih awal sebelum waktu yang telah ditentukan dalam undangan resmi.

“Biasanya beliau hadir lebih awal sebelum waktu yang telah ditentukan. Magrib di Jakarta Pusat kan pukul 18.13 WIB. Undangannya mulai pukul 19.30 WIB, ya bisa jadi buka puasa masing-masing terlebih dahulu,” pungkasnya.

Topik Menarik