Kendaraan dari Bakauheni Bakal Dialihkan ke Pelabuhan Wika Beton jika Terjadi Lonjakan

Kendaraan dari Bakauheni Bakal Dialihkan ke Pelabuhan Wika Beton jika Terjadi Lonjakan

Nasional | sindonews | Senin, 23 Maret 2026 - 19:58
share

Pelabuhan Wika Beton (Wjaya Karya Beton) bakal menjadi pelabuhan cadangan atau alternatif dalam mengalihkan kendaraan jika terjadi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni dalam masa arus balik Lebaran 2026. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni Suratno.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan lima kapal untuk mengangkut penumpang yang dialihkan ke Pelabuhan Wika Beton. “Ketika memang nanti ASDP tidak mampu, maka kami akan melakukan pengalihan nanti ke Wika (Pelabuhan Wika Beton), kapalnya sudah siap lima kapal yang biasa,” kata Suratno dalam keterangan resminya, Senin (23/3/2026).

Ia menegaskan, saat ini status Pelabuhan Wika Beton merupakan pelabuhan kontijensi atau alternatif dan bukan pelabuhan tambahan seperti Pelabuhan Ciwandan pada masa arus mudik 2026 yang dijadikan pelabuhan tambahan bagi pemudik motor.

Baca juga: Pantau Arus Balik, Wali Kota Cirebon Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan dan Jaga Stamina

“Untuk Wika (Pelabuhan Wika Beton), posisinya saat ini kami hanya akan mengoperasikan kondisi tertentu. Jadi, bentuknya kembali tadinya pelabuhan tambahan utama, saat ini berstatus menjadi pelabuhan kontijensi,” ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga bakal menerapkan sistem TBB (Tiba Bongkar Berangkat) jika nabati terjadi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni. Namun untuk kondisi landai seperti saat ini, ia menuturkan sistem tersebut belum bisa dilakukan di tengah sutuasi arus balik yang masih landai.

“Kami belum melaksanakan TBB tapi penambahan kapal dulu, karena memang melihat situasi kan masih normal. Kalau kami TBB kan tidak efektif juga untuk dilaksanakan. Tapi kami menjadi pertimbangan ada tren setelah sore biasanya di Bakauhuni. Jadi nanti kami akan pelajari setelah ini ketika memang peningkatan dari data booking, ketika melonjak maka kami akan siapkan pola itu,” pungkasnya.

Topik Menarik