Menteri Federal Jerman dan Wamenkes Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Energi

Menteri Federal Jerman dan Wamenkes Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Energi

Nasional | sindonews | Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:58
share

Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan bersama Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste mengunjungi fasilitas manufaktur healthcare PT Bayer Indonesia di Cimanggis.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda delegasi Jerman di Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis di bidang transisi energi dan kerja sama sektor swasta.

Baca juga: Melawan Krisis Energi, Jerman Rogoh Kocek Rp2.943 Triliun

Kunjungan tersebut menyoroti peran Bayer sebagai perwujudan nyata sinergi Indonesia-Jerman dalam mendukung prioritas nasional baik dalam agenda dekarbonisasi maupun penguatan industri kesehatan. Sebagai salah satu fasilitas manufaktur kesehatan strategis global Bayer, pabrik healthcare Cimanggis melayani kebutuhan domestik sekaligus mengekspor ke lebih dari 42 negara.

“Jerman dan Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, mulai dari memajukan energi terbarukan dan memperkuat industri lokal, hingga memperluas kapabilitas manufaktur yang mendukung kesehatan ibu dan anak,” ujar Reem Alabali Radovan.Upaya-upaya ini menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan. Melalui kebijakan pembangunan, kami sedang membangun jembatan antarnegara mitra yang bertujuan merintis kemitraan baru secara bersama-sama dengan melibatkan perusahaan-perusahaan Jerman secara sistematis.

Dante Saksono menyatakan kehadiran Bayer di Indonesia adalah contoh nyata kemitraan jangka panjang yang kokoh antara pemerintah dan sektor industri, yang secara langsung mampu mendorong prioritas kesehatan nasional.

“Melalui program nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan untuk menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya. Guna mewujudkan target ini, kita tentu memerlukan pasokan MMS yang berkualitas, andal, dan konsisten,” ucapnya.

Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis Priscilla Silvan Praritza menambahkan kunjungan ini mencerminkan komitmen jangka panjang PT Bayer Indonesia untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional. Melalui inovasi dan investasi berkelanjutan, Bayer memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur produk kesehatan yang esensial bagi kebutuhan domestik maupun pasar global.

Dalam lawatannya, delegasi meninjau instalasi panel surya atap seluas 1,66 hektare dengan kapasitas 2.054 kWp. Instalasi ini merupakan salah satu fasilitas tenaga surya terbesar di antara perusahaan farmasi multinasional di Indonesia yang mampu menyuplai sekitar 43 persen kebutuhan energi fasilitas dan mereduksi emisi karbon hingga 2.073 ton CO2 per tahun.

Topik Menarik