Iran Siaga Perang Lawan AS, Tambah 1.000 Drone Canggih

Iran Siaga Perang Lawan AS, Tambah 1.000 Drone Canggih

Terkini | inews | Jum'at, 30 Januari 2026 - 03:02
share

TEHERAN, iNews.id - Angkatan bersenjata Iran mendapat tambahan 1.000 unit drone terbaru di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serilat (AS). Drone-drone baru yang bisa menjalankan berbagai peran itu disebut memiliki kemampuan lebih baik daripada sebelumnya karena telah mengalami pengembangan.

Panglima Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami, seperti dikutip dari kantor berita Mehr, Jumat (30/1/2026), mengatakan drone dikembangkan sesuai dengan tantangan keamanan yang muncul. Selain itu, drone telah mengaplikasikan teknologi berdasarkan pengalaman perang 12 hari dengan Israel pada Juni 2025.

Menurut pria yang juga bertanggung jawab dalam pengembangan pesawat tanpa awak militer itu, drone diproduksi oleh para pakar Angkatan Darat bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Iran. Pesawat tanpa awak disesain untuk berbagai kategori operasional, yakni serangan, pengintaian, dan peperangan elektronik.

Kemampuannya adalah menyerang target tetap dan bergerak tertentu, baik di laut, udara, maupun darat.

Hatami menambahkan, mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategis tetap menjadi prioritas Angkatan Darat Iran.

“Kesiapan untuk operasi tempur cepat dan respons tegas terhadap segala bentuk agresi terus menjadi panduan perencanaan pertahanan Iran, sejalan dengan ancaman yang diantisipasi,” ujarnya.

Ketegangan Iran dan AS meningkat dalam beberapa pekan terakhir, menyusul pernyataan terbaru Presiden Donald Trump yang menyebutkan armada perang negaranya dalam jumlah besar bergerak menuju Iran. Dia juga mengancam Iran untuk  segera menyepakati negosiasi nuklir atau akan menghadapi serangan yang dahsyat.

Namun Iran tak gentar dengan ancaman itu. Para pejabatnya memperingatkan, setiap serangan AS akan dibalas dengan cepat dan menyeluruh. Namun Iran juga menegaskan tetap terbuka untuk negosiasi dengan syarat  
adil, seimbang, dan tidak ada pemaksaan.

Topik Menarik