Ditegur Bising Main Drum, Bapak dan Anak Malah Aniaya Tetangga di Cengkareng

Ditegur Bising Main Drum, Bapak dan Anak Malah Aniaya Tetangga di Cengkareng

Terkini | inews | Selasa, 10 Februari 2026 - 05:00
share

JAKARTA, iNews.id – Teguran terkait kebisingan permainan drum berujung aksi penganiayaan yang dilakukan bapak dan anak terhadap tetangganya di Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki hingga harus menjalani perawatan medis.

Insiden penganiayaan terjadi di wilayah Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng. Korban didatangi pelaku setelah sebelumnya menegur aktivitas bermain drum yang kerap berlangsung siang dan malam.

Warga sekitar menyebut suara drum tersebut sudah lama dikeluhkan. Keluhan disebut berlangsung sekitar empat bulan dan telah disampaikan melalui pengurus RT dan RW, namun tidak pernah mendapat respons.

Karena tidak ada tindak lanjut, korban akhirnya menegur langsung pelaku. Teguran tersebut memicu cekcok mulut yang kemudian berujung pada aksi kekerasan.

Dalam kejadian itu, korban diduga dicekik dan dipiting hingga terjatuh. Pelaku lain juga disebut menendang korban di bagian kepala saat warga berupaya melerai keributan.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Warga sekitar mengaku sempat panik melihat kondisi korban yang bersimbah darah.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke kepolisian dan menjadi viral di media sosial setelah rekaman keributan tersebar luas. Video tersebut memperlihatkan suasana ricuh di lingkungan permukiman warga.

Polisi dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi peristiwa.

Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, penganiayaan dipicu oleh perselisihan antar tetangga akibat kebisingan drum yang terus berulang. Korban mengaku sudah berupaya menempuh jalur pengurus lingkungan sebelum kejadian tersebut.

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut terkait dugaan tindak penganiayaan tersebut.

Topik Menarik